0%
logo header
Jumat, 26 Januari 2024 16:08

Disebut Gandeng Salah Satu Bupati untuk Berpasangan di Pilgub Papua Selatan, Elisa Kambu: Itu Tidak Benar

Mulyadi Ma'ruf
Editor : Mulyadi Ma'ruf
Bupati Asmat, Elisa Kambu. (Istimewa)
Bupati Asmat, Elisa Kambu. (Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MERAUKE — Ketua Tim Kemenangan Daerah (TKD) PDI-Perjuangan Provinsi Papua Selatan pada Pemilu 2024, Elisa Kambu menolak tegas isu atau ‘kabar burung’ yang menyebutnya berpasangan dengan salah satu Bupati di Papua Selatan dari salah satu Partai Politik, untuk maju ke kursi suksesi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Papua Selatan 27 November 2024 mendatang.

Elisa Kambu yang menjabat sebagai Bupati Asmat saat ini menyatakan, dia tidak pernah memberikan statement itu dan partainya PDI-Perjuangan belum pernah memandatkan hal itu kepadanya. Selaku kader, dia masih bekerja untuk pemenangan PDIP di Pemilu 14 Februari 2024.

“Terima kasih kalau ada informasi seperti itu. Tapi bagi saya sendiri belum waktu untuk kita bicarakan Pilkada di tingkat Kabupaten maupun Provinsi. Fokus kami saat ini di PDI-Perjuangan adalah untuk memenangkan Pemilu Legislatif di semua tingkatan di Papua Selatan,” ujar Elisa Kambu dalam Jumpa Pers di rumah kediamannya di Jl. Blorep Merauke,  Jumat (26/01/2024).

Baca Juga : Nicolaus Kondomo Maju di Pilgub Papua Selatan 2024, Dukungan Masyarakat Terus Mengalir

“Sebanyak-banyaknya jumlah Anggota Legislatif yang bisa terpilih di Pileg. Fokus kita yang kedua sesuai dengan penugasan saat ini kita bekerja untuk memenang pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden yang diusung oleh PDI-Perjuangan (Ganjar Pranowo-Mahfud MD) pada  Pemilu Presiden 2024,” sambungnya.

Elisa Kambu menyebutkan soal Pemilukada itu menjadi urusan dan kewenangan DPP PDI-Perjuangan dalam penentuan kandidat atau calon kepala daerah bakal bertarung di Provinsi maupun Kabupaten di wilayah Papua Selatan.

“Semuanya nanti ditentukan pada Pileg ini. Ya, kalau PDI Perjuangan menang, mana mungkin seperti itu. Kami bisa mengusung sendiri, siapa orangnya kami punya kader banyak. Sudah siap untuk itu,” kata Kepala Daerah Kabupaten Asmat ini.

Baca Juga : SDN 1 Merauke Dipalang, 524 Siswa Tak Bisa Sekolah

Disinggung kesediaannya untuk memimpin Provinsi Papua Selatan apabila masyarakat di wilayah ini menghendaki, Elisa Kambu lagi-lagi bersikukuh dan menjawab bahwa hal pencalonan kepala daerah adalah kewenangan DPP PDI Perjuangan.

“Kalau yang itu saya belum fokus. Saat ini fokus saya untuk pemenangan Pileg dan Pilpres. Soal Pilkada Itu kewenangan DPP. Kalau saya tugas masih ada, melanjutkan tugas di Asmat. Karena ini amanah, jadi saya harus fokus untuk menyelesaikan itu,” ucapnya.

“Kalau sehat, umur panjang, dapat penugasan, ya puji Tuhan. Kalau tidak dapat penugasan, kita juga tetap bersyukur. Kalau untuk Pilkada Papua Selatan belum saatnya kita bicarakan itu. Jadi isu itu tidak benar dan tidak keluar dari mulut saya. Dan saya tidak pernah menyatakan niat kepada siapapun,” tegasnya.

Baca Juga : Kakek Tua Ditemukan Tewas Telungkup di Dalam Rumahnya di Kompleks Pasar Baru Merauke

Perihal target kemenangan PDI Perjuangan di Provinsi Papua Selatan, Elisa Kambu menambahkan semua harus melalui kerja-kerja politik di tengah masyarakat. Semua Partai pasti menargetkan perolehan kemenangan kursi di Pileg dan Pilpres 2024, namun harus berdasarkan aturan dan kompetisi yang sehat.

“Ya, kalau target, ya kita harus menang lah. Semua Partai kan pasti target harus menang. Kalau PDI Perjuangan punya target, ya harus menang. Untuk mewujudkan mimpi itu, ya apa sedang kita kerja ini,” imbuhnya.

“Kita harap semua partai yang ikut berjuang dan punya hak yang sama. Semua boleh bekerja dan berjuang untuk menang, tapi harus sesuai dengan aturan dan kompetisi yang sehat. Terhindar dari kekerasan dan intimidasi, supaya rakyat gembira memilih sesuai hati nurani tanpa tekanan,” tutup Elisa Kambu. (*)

Penulis : Hendrik Resi
Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646