REPUBLIKNEWS.CO.ID, PAREPARE — Pemerintah Kota Parepare melalui Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) melakukan kegiatan penyembuhan trauma Trauma Healing bagi anak-anak yang menjadi korban terdampak bencana alam banjir di Kota Parepare 1 Februari 2023 lalu.
Hal itu diungkapkan Sitty Aminah, Plt. Kadis DP3A Parepare. Selasa, (7/02/2023).
“Jadi, kita lakukan trauma healing atau proses penyembuhan pasca trauma peristiwa bencana alam banjir kepada korban terdampak khususnya pada anak-anak yang masih berada di tenda-tenda pengungsian,” ucap Asisten III Pemkot Parepare itu.
Baca Juga : Tasming Hamid Tinjau Drainase Tersumbat di Jalan Lahalede, Pemkot Parepare Bergerak Cegah Banjir
Dia mengungkapkan kegiatan trauma healing dilakukan di 3 Kecamatan, yakni Ujung, Bacukiki dan Bacukiki Barat.
“Kita ada tim di 3 Kecamatan. Wilayah itu prioritas karena cukup terdampak. Kita aktif bergerak sebagai bentuk tanggungjawab pemerintah, yang akan selalu hadir ditengah masyarakat,” terang dia.
Dia bersyukur karena disambut antusias orang tua dan anak-anak di wilayah terdampak tersebut.
Baca Juga : Hardiknas 2026 di Lapangan Andi Makkasau, Tasming Hamid Ajak Perkuat Kolaborasi Pendidikan
Dia pun berharap dengan trauma healing ini dapat memberikan manfaan serta mengurangi beban psikologis anak-anak yang terdampak bencana.
“Kita bersama tim akan terus bergerak, sesuai dengan arahan bapak Wali Kota Parepare, untuk semua SKPD dapat berperan aktif dalam penanganan bencana alam banjir kemarin,” pungkasnya. (Adv)
