0%
logo header
Selasa, 16 Maret 2021 01:03

DPRD Bersama Pemda Buteng Tinjau Lokasi Pembangunan Kantor Cabang Pembantu BPD Sultra

Mulyadi Ma'ruf
Editor : Mulyadi Ma'ruf
DPRD bersama Pemda Buteng serta pihak BPD Sultra saat meninjau eks Kantor Camat Mawasangka.
DPRD bersama Pemda Buteng serta pihak BPD Sultra saat meninjau eks Kantor Camat Mawasangka.

REPUBLIKNEWS.CO.ID, Buton Tengah– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Buton Tengah (Buteng) melalui Komisi III bersama Pemerintah Daerah (Pemda) Buteng, meninjau lokasi pembangunan Kantor Cabang Pembantu Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tenggara (BPD Sultra) di Kecamatan Mawasangka, Senin (15/03/2021).

Ketua Komisi III DPRD Buteng, Tasman mengatakan peninjaun ini merupakan tindak lanjut dari rapat kerja DPRD bersama Pemda dalam rangka penyerahan aset untuk pembangunan Kantor Cabang Pembantu Bank BPD Sultra di Kecamatan Mawasangka.

“Kami sudah memastikan lokasi aset yang akan diberi itu eks kantor Kecamatan Mawasangka dengan seluas 50×30 meter, dan rencanya kami akan paripurnakan pada hari Selasa depan,” ujarnya.

Tasman menjelaskan harus banyak inovasi yang harus ditumbuh kembangkan oleh daerah dalam menyetarakan pembangunan. Salah satunya dengan memanfaatkan peluang yang memiliki manfaat ekonomi misalnya penyerahan aset ini sama dengan berinvestasi yang dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Aset ini nantinya akan masuk dalam penyertaan modal serta telah dikonversi ke rupiah melalui Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) dengan nilai sebesar Rp 704 juta. Dan, Pemda selama ini sudah menyertakan modal sebanyak Rp 2 Milyar pertahunnya, nah penyertaan modal ini dapat meningkatkan PAD kita melalui deviden 30 persen setiap tahunnya dari Bank BPD,” paparnya.

Di kesempatan yang sama, Kepala Cabang Pembantu BPD Sultra Mawasangka, Athank Eko Prasakti mengatakan penyertaan modal Pemerintah Daerah Buteng, sejauh ini sudah ada sejak tahun 2017 dan rencananya akan ditambah dengan aset yang bernilai Rp 704 juta untuk pembangunan kantor Cabang Pembantu Bank BPD.

“Penyertaan modalnya sudah berjalan selama 5 tahun sebesar Rp 8 Milyar dan ditambah eks kantor Kecamatan Mawasangka Rp 704 juta jadi ada Rp 8,7 Milyar. Apabila tahun ini juga masuk maka berjumlah Rp 10,7 milyar, dengan deviden berdasar tahun berjalan sebanyak 25 sampai 30 persen berdasar pada laba tahunan,” ungkapnya.

Atank mengatakan karena daerah kita statusnya masih Daerah Otonomi Baru (DOB) maka kantor yang akan dibangun tersebut nantinya masih berstatus kantor cabang pembantu.

“Dengan adanya kantor cabang pembantu ini, pelayanan jasa pelayanan perbankan di Buteng ini lebih optimal dalam artian bisa dilakukan di Buteng tidak lagi harus di Kota Baubau, seperti pemberian kredit kepada ASN hingga kredit untuk para pelaku usaha,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Buteng H. Kostantinus Bukide mengatakan Aset tersebut merupakan lahan yang berukurang 30X50 meter ditambah bangunan eks Kantor Camat Mawasangka yang saat ini tidak digunakan lagi.

“Dari pada dibiarkan rusak, lebih baik diinvestasikan ke Bank BPD Sultra, untuk menambah PAD Buteng kedepannya,” pungkasnya. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646