0%
logo header
Senin, 07 Mei 2018 15:32

DPRD Makassar Gelar Paripurna LKPJ 2017

DPRD Makassar Gelar Paripurna LKPJ 2017

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar menggelar Rapat Paripurna mengenai Laporan Keterangan PertanggungJawaban (LKPJ) Wali Kota Makassar, di Ruang Rapat Paripurna, Senin (07/05/2018). Dalam hal ini terdapat beberapa program yang tidak terealisasi.

Hal tersebut diungkap oleh Plt Wali Kota Makassar, DR. Syamsu Rizal (Deng Ical), bahwa ada beberapa faktor yang menyebabkan tidak terealisasi program dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

“Banyak yang tidak mencapai target. Seperti contoh pengadaan jalanan seperti pasar sentral tidak jadi kita laksanakan. Smart pete-pete tidak ada ikut. Tidak jadi lagi. Ada beberapa faktor. Faktor eksternal dan faktor internal. Perencanaan kita akan perbaiki,” jelas Deng Ical, sapaan akrab Syamsu Rizal.

Baca Juga : Wabup Gowa: ASN Harus Miliki Semangat Cinta Tanah Air

Namun, kata dia untuk capaian kerja ditahun 2017, dinilai cukup tinggi lantaran pengembangan sumber daya atas pengawasan DPRD dan partisipasi masyarakat.

“Capaian kerja tahun 2017 cukup tinggi yakni 129,2 persen, jumlah itu lebih dari yang kita perkirakan. Kalau hal ini terjadi karena teman-teman mampu mengembangkan sumber daya yang digunakan untuk dikembangkan kalau indikatornya terlibat dari beberapa pihak. Kalau pengawasan DPRD sama partisipasi masyarakat Itu yang paling terasa,” tuturnya.

Sementara pembaca LKPJ Wali Kota, Fasruddin Rusli tang merupakan Anggota Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPRD Kota Makassar, mengatakan hampir semua faktor penghambat pelaksanaan program SKPD adalah kurangnya sosialisasi program ke masyarakat

Baca Juga : Adnan-Kio Shalat Idul Adha Bersama Masyarakat di Masjid Agung Syekh Yusuf

“hampir semua faktor penghambat sama di tiap SKPD. Padahal semua SKPD mempunyai mata anggaran sosialisasi kinerja pelayanan publik yang jumlahnya ratusan juta bahkan dengan nomenklatur yang berbeda tapi jenis kegiatan dan pembiayaan yang sama,” tandasnya

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646