0%
logo header
Rabu, 29 Juli 2026 23:24

Edward Horas Gelar Reses di Bontoala, Warga Soroti Masalah Geng Motor dan Penguatan UMKM

Rizal
Editor : Rizal
Anggota DPRD Sulsel, Edward Wijaya Horas saat menyambangi konstituennya di Jalan Tinumbu, Kelurahan Bunga Ejaya, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, Rabu (29/7/2026). (Foto: Istimewa)
Anggota DPRD Sulsel, Edward Wijaya Horas saat menyambangi konstituennya di Jalan Tinumbu, Kelurahan Bunga Ejaya, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, Rabu (29/7/2026). (Foto: Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Legislator DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Edward Wijaya Horas menyambangi konstituennya di Jalan Tinumbu, Kelurahan Bunga Ejaya, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, Rabu (29/7/2026). Kunjungan tersebut dalam rangka kegiatan reses masa persidangan ketiga Tahun Anggaran 2025-2026.

Kegiatan ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi yang dinilai penting bagi pembangunan dan peningkatan kesejahteraan warga.

Dalam dialog yang berlangsung terbuka, persoalan keamanan lingkungan menjadi salah satu isu yang paling banyak disampaikan masyarakat.

Baca Juga : OJK Bekali Masyarakat Pesisir Jeneponto Cerdas Kenali Produk dan Layanan Jasa keuangan

Warga Kecamatan Bontoala mengungkapkan keprihatinan terhadap maraknya aksi kelompok yang dikenal sebagai geng motor yang dinilai telah menimbulkan keresahan dan mengganggu ketertiban umum.

Sejumlah warga berharap pemerintah bersama aparat penegak hukum dapat memperkuat langkah-langkah pencegahan maupun penindakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Selain penegakan hukum, masyarakat juga mendorong adanya pembinaan terhadap generasi muda melalui kegiatan positif, peningkatan pengawasan lingkungan, serta kolaborasi antara pemerintah, kepolisian, sekolah, dan tokoh masyarakat guna meminimalkan potensi keterlibatan remaja dalam tindakan yang melanggar hukum.

Baca Juga : Baruga Market Jadi Wadah Pengembangan UMKM Warga Bukit Baruga Makassar

“Kami berharap ada perhatian serius terhadap persoalan keamanan. Lingkungan yang aman akan memberikan rasa nyaman bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” ujar salah seorang tokoh masyarakat setempat, Sukardi.

Selain isu keamanan, aspirasi lain yang mengemuka berkaitan dengan pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pelaku UMKM mengusulkan adanya dukungan pemerintah berupa bantuan fasilitas usaha, seperti peralatan produksi, sarana pemasaran, pelatihan peningkatan kapasitas, hingga kemudahan akses permodalan untuk meningkatkan daya saing usaha mereka.

“Dukungan tersebut tentu akan mendorong produktivitas pelaku usaha sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan masyarakat,” ujar Sri, salah seorang pelaku UMKM setempat.

Baca Juga : Tak Hanya Pulihkan Sistem, PLN Siapkan Penguatan Jangka Panjang Sulbagsel melalui 5,2 GWp PLTS dan 8,2 GWh BESS

Terkait aspirasi tersebut, Edward Horas menyampaikan bahwa seluruh aspirasi masyarakat akan dihimpun sebagai bahan pokok dalam penyusunan program dan pembahasan di DPRD Provinsi Sulawesi Selatan sesuai dengan kewenangan yang dimiliki.

Legislator Fraksi Partai Gerindra DPRD Sulsel itu menegaskan bahwa reses merupakan bagian dari fungsi DPRD dalam menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat agar dapat menjadi perhatian pemerintah daerah.

“Kami menerima seluruh masukan yang disampaikan masyarakat. Aspirasi ini akan kami catat, verifikasi, dan perjuangkan sesuai mekanisme serta kewenangan yang berlaku,” demikian sekretaris Komisi A DPRD Sulsel itu.

Baca Juga : First Stringing SUTT 150 kV Bungku-Pelanggan PT ACN Dimulai, PLN Perkuat Sistem Kelistrikan di Sulawesi

Kegiatan reses tersebut berlangsung dengan suasana dialogis dan dihadiri oleh tokoh masyarakat, tokoh pemuda, pelaku UMKM, serta warga dari berbagai lingkungan di wilayah tersebut.

Masyarakat berharap aspirasi yang telah disampaikan dapat ditindaklanjuti melalui program dan kebijakan yang memberikan manfaat nyata bagi peningkatan keamanan lingkungan maupun penguatan ekonomi masyarakat. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646