0%
logo header
Kamis, 04 Mei 2023 20:50

Empat Kecamatan di Gowa akan Jadi Sasaran Program 1.000 Hektare Sawah

Chaerani
Editor : Chaerani
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan. (Dok. Humas Gowa)
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan. (Dok. Humas Gowa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Pemerintah Kabupaten Gowa akan mengagas program 1.000 Hektare Sawah.

Program ini akan menyasar sejumlah desa dan kelurahan di empat kecamatan yang ada. Antara lain Kecamatan Bajeng dengan sasaran tiga desa, Kecamatan Bajeng Barat dengan sasaran tujuh desa, Kecamatan Barombong dengan sasaran dua desa, dan Kecamatan Bontonompo yang mencakup empat desa, dan satu kelurahan.

Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengatakan, program ini merupakan program usulan dari Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo yang bertujuan untuk meningkatkan produktifitas pertanian.

Baca Juga : Bupati Gowa: Aspirasi Perempuan Perlu Diwujudkan dalam Program Nyata

“Rencana wilayah yang masuk dalam lokus program 1.000 hektare sawah ini masuk dalam wilayah IP-300 yang mana jenis komoditinya adalah padi,” katanya, kemarin.

Untuk saat ini, pihaknya masih akan melakukan kroscek terkait program tersebut yang dikerjakan oleh dinas terkait.

“Program ini ditantang agar kita cepat menyelesaikan konsepnya. Sebelum ini diberikan atau diserahkan ke Menteri Pertanian, maka perlu saya koreksi terlebih dahulu,” kata Adnan.

Baca Juga : Makassar Lebih Sehat, Appi Minta KORMI Aktif Gelar Event di 15 Kecamatan

Selain itu konsep pendanaan dari program ini harus dicantumkan tiga metode pendanaan. Baik melalui dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) perbankan, APBD/APBN, maupun penggabungan keduanya.

Bupati Adnan juga meminta kepada tim program 1.000 Hektare Sawah ini untuk menuliskan secara detail terkait kendala-kendala apa saja dalam pengairannya nanti.

“Sebaiknya dituliskan secara detil apa saja kendalanya, sebut saja seperti ketersediaan air di saluran air irigasi terbatas atau kurang maksimal sehingga memerlukan sistem pompanisasi,” tutur Adnan.

Baca Juga : Gubernur Sulsel Sabet Award Nasional, Program MYP Jadi Bukti Nyata Pembangunan Infrastruktur

Secara teknis, untuk jadwal penanaman yang berada pada musim Gadu ke-2 yakni pada Juli hingga Agustus 2023 mendatang ini dilakukan di dua wilayah UPT. Dimana terdiri dari UPT BPPP Limbung seluas 600 hektare sawah, dan UPT BPPP Barembeng seluas 400 hektare Sawah.

Pada program 1.000 Hektare Sawah tersebut konsep yang dibangun adalah bagaimana memberdayakan masyarakat, kemudian mendorong masyarakat untuk produktivitas, dan mendorong masyarakat untuk melakukan inovasi dengan program tersebut.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646