0%
logo header
Jumat, 12 November 2021 23:50

Gagas Pengolahan Minyak Jelantah di Luwu Utara Bersama PT. MBN, Karemuddin: Ini Sangat Menguntungkan Masyarakat

Wakil Ketua DPRD Luwu Utara Karemuddin (rompi biru), saat menerima perwakilan PT. Medan Bio Nusantara, Jum'at (12/11/2021).
Wakil Ketua DPRD Luwu Utara Karemuddin (rompi biru), saat menerima perwakilan PT. Medan Bio Nusantara, Jum'at (12/11/2021).

REPUBLIKNEWS.CO.ID, LUWU UTARA – Businees Developer PT. Medan Bio Nusantara (MBN), Aghie Wildha Priakbar menemui Wakil Ketua DPRD Luwu Utara, Karemuddin, di Ruang kerjanya, Jum’at (12/11/2021).

Aghie didampingi Kepala Divisi Regional (Kadivre) MBN Wilayah Sulawesi Abduh Bakry Pabe, membahas gagasan pemanfaatan limbah minyak goreng (jelantah) untuk dijual ke Luar Negeri.

Aghie menjelaskan bahwa PT. MBN adalah salah satu perusahaan swasta di Indonesia yang bergerak dibidang pengolahan limbah minyak sawit maupun limbah minyak goreng (minyak jelantah).

Baca Juga : Beredar Pamflet KLB PC PMII Baubau, Ketua Komsat PMII UMB: Itu Mengada-ngada

Dikatakan Aghie bahwa hingga saat ini, PT MBN mengekspor minyak jelantah ke Eropa, dimana limbah minyak ini didapatkan dari masyarakat.

“Jadi minyak jelantah ini kita dapatkan dari masyarakat, UKM atau Rumah Makan, bahkan kami juga dapatkan dari Masjid-Masjid dengan program sedekah minyak jelantah. Kami beli minyak itu lalu kami olah jadi bahan baku biodiesel,” ungkapnya.

“Konsumen minyak jelantah terbesar adalah Eropa, karena bahan baku untuk membuat biodiesel mereka sangat kurang. Oleh karena itu mereka banyak mengimpor dari kita,” tambah Aghie.

Baca Juga : Karemuddin Sebut Hari Jadi Tana Luwu ke-754 Jadi Moment Mendorong Terbentuknya Provinsi Luwu Raya

Mendengar penjelasan Aghie, Karemuddin sangat menyambut baik. Menurutnya program tersebut sangat membantu masyarakat dalam rangka memperkuat peningkatan ekonomi rakyat.

“Saya suka ini, karena ini betul-betul pro rakyat. Artinya jangan banyak bicarakan keuntungan kita tapi bicarakan keuntungan rakyat, bahwa minyak bekasmu ini akan berpenghasilan,” tutur Karemuddin.

Ketua PAN Luwu Utara ini juga mengatakan bahwa dia sangat mendukung program tersebut, kendati dia memiliki saham di salah satu perusahaan minyak Indonesia, dia bahkan ingin menjadi pelaku bisnis di PT MBN.

Baca Juga : Tembus ke Pelatnas Bulutangkis, Reza dan Sofy Harumkan Nama Sulsel

“Saya sangat tertarik dengan prospek program MBN ini, ada simbiosis mutualisme, menguntungkan perusahaan juga menguntungkan masyarakat secara sederhana, saya tertarik menjadi bagian di dalamnya,” pungkasnya. (Asri Widya)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 852-9999-3998