0%
logo header
Jumat, 10 April 2026 17:21

Hari Jadi Wajo ke-627, Gubernur Sulsel Genjot Konektivitas Jalan dan Irigasi

Rizal
Editor : Rizal
Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman saat menghadiri Rapat Paripurna Peringatan Hari Jadi Wajo ke-627 tahun di Kantor Bupati Wajo, Kamis (9/4/2026). (Foto: Istimewa)
Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman saat menghadiri Rapat Paripurna Peringatan Hari Jadi Wajo ke-627 tahun di Kantor Bupati Wajo, Kamis (9/4/2026). (Foto: Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, WAJO – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menegaskan komitmennya untuk terus mendorong percepatan pembangunan melalui program Multiyears Project (MYP) 2025-2027, khususnya infrastruktur jalan dan rehabilitasi daerah irigasi (DI) di Kabupaten Wajo.

Hal itu disampaikan Andi Sudirman saat menghadiri Rapat Paripurna Peringatan Hari Jadi Wajo ke-627 tahun dengan tema “Mengokohkan Kebersamaan Menuju Wajo Maradeka” di Kantor Bupati Wajo, Kamis (9/4/2026).

“Khusus di Wajo, pembangunan lima ruas jalan strategis serta penguatan sektor irigasi menjadi langkah nyata dalam meningkatkan konektivitas dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Andi Sudirman.

Baca Juga : OJK Dorong Industri BPR Lebih Sehat dan Berdaya Saing

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Sulsel juga mengucurkan bantuan keuangan senilai Rp15 miliar untuk tahun anggaran 2026 kepada Pemkab Wajo dalam mendukung pembangunan infrastruktur.

“Mari kita jaga dan kawal bersama pembangunan ini. Dengan semangat Sipakatau, Sipakalebbi, Sipakainge, dari Wajo untuk Sulawesi Selatan yang maju dan berkarakter,” tambahnya.

Melalui program MYP, pembangunan infrastruktur jalan di Wajo masuk dalam Paket 4 mendapatkan anggaran senilai Rp230 miliar untuk penanganan lima ruas jalan strategis, yakni Batas Soppeng-Ulugalung senilai Rp17 miliar, Impa-Impa ke Anabanua senilai Rp37 miliar, Anabanua-Malake-Batas Sidrap senilai Rp53 miliar, Solo-Peneki-Kulampu senilai Rp65 miliar dan Doping ke Atapange senilai Rp56 miliar.

Baca Juga : Digelar di Sidrap, Yamaha Cup Race 2026 Seri I Satukan Konsep Hiburan dan Promo

Andi Sudirman menjelaskan, ruas-ruas tersebut merupakan kewenangan provinsi yang selama ini menjadi kendala akses masyarakat dan telah lama menjadi prioritas penanganan.

Di sektor sumber daya air, Wajo juga menjadi bagian dari Paket 2 MYP rehabilitasi daerah irigasi dengan total anggaran sekitar Rp48 miliar. Program ini mencakup Daerah Irigasi Cilellang senilai Rp21 miliar dan Daerah Irigasi Cenrana senilai Rp26 miliar.

“Rehabilitasi ini bertujuan mengembalikan fungsi jaringan irigasi agar kembali optimal dalam mendukung produktivitas pertanian,” jelasnya.

Baca Juga : Asah Visi Kepemimpinan, Ketua DPRD Sulsel Antusias Ikuti Retret Nasional di Magelang

Tak hanya infrastruktur, Gubernur Sulsel juga terus mendorong pembangunan sektor lain di Kabupaten Wajo secara bertahap. Mulai dari rehabilitasi sekolah, bantuan benih pertanian, hingga dukungan di bidang keagamaan dan kesehatan.

“Upaya ini merupakan bagian dari strategi pengembangan kawasan Bosowasi (Bone, Soppeng, Wajo, Sinjai) sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Selatan,” demikian Andi Sudirman. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646