0%
logo header
Kamis, 06 Juni 2024 23:03

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PLN Sulselrabar Gelar Kegiatan Tanam Pohon, Bersih Pantai dan Daur Ulang Sampah

M. Imran Syam
Editor : M. Imran Syam
General Manager PLN UID Sulselrabar, Moch Andy Adchaminoerdin (tengah) saat melakukan bersih-bersih di Pantai Barombong, Makassar, Rabu (5/6/2024). (Foto: Istimewa)
General Manager PLN UID Sulselrabar, Moch Andy Adchaminoerdin (tengah) saat melakukan bersih-bersih di Pantai Barombong, Makassar, Rabu (5/6/2024). (Foto: Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia dengan mengadakan program aksi tanam pohon produktif, bersih pantai sekaligus pengolahan sampah di Pantai Barombong, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Rabu (5/6/2024).

Kegiatan yang bertajuk Green Employee Involvement ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pegawai PLN agar terlibat secara aktif dan peduli terhadap lingkungan sekitar.

Pada kesempatan yang sama, Lurah Barombong, Heru Nugraha menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya kepada PLN dengan adanya kegiatan ini.

Baca Juga : Kunjungi Bawaslu Makassar, Herwyn Tegaskan Jajaran Telah Siap Sambut Pilkada 2024

“Terima kasih kepada PLN yang telah mengadakan kegiatan di lokasi kami. Kegiatan ini sangat memberikan banyak manfaat bagi lingkungan dan masyarakat Kelurahan Barombong. Harapannya semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut,” kata Heru.

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar), Moch Andy Adchaminoerdin menyampaikan bahwa kegiatan Green Employee Involvement ini merupakan wujud nyata dari komitmen PLN UID Sulselrabar dalam mendukung pelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Selain itu aksi ini juga bentuk implementasi prinsip Environment, Social and Governance (ESG).

“Melalui kegiatan Green Employee Involvement ini PLN melakukan aksi nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan dan menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat di Kota Makassar, Kabupaten Bulukumba, dan Kabupaten Pinrang, Provinsi Sulawesi Selatan,” ujarnya.

Baca Juga : Penguatan Pemberitaan dalam Pengawasan Pilkada Serentak 2024, Bawaslu Sulsel Bangun Sinergitas dengan Media

Lebih lanjut, Andy menambahkan PLN menerjunkan 400 relawan yang terdiri dari pegawai PLN, PLN Icon Plus, komunitas dan masyarakat. Tercatat, dalam aksi ini relawan bergotong-royong membersihkan sampah yang mencemari pantai, dengan total sampah dikumpulkan seberat 793 kilogram dan menjadikan lingkungan pantai kembali bersih dan nyaman untuk dinikmati masyarakat.

Selain bersih-bersih pantai, PLN juga melakukan kegiatan penanaman pohon produktif. Penanaman ini diharapkan untuk memberikan manfaat jangka panjang untuk masyarakat sekitar dan sebagai langkah konkrit dalam mengurangi dampak perubahan iklim.

“Bibit pohon yang ditanam yaitu 50 bibit pohon gaharu, sedangkan 50 bibit pohon jeruk dan 100 bibit pohon lengkeng dibagikan kepada masyarakat sekitar,” tambah Andy.

Baca Juga : Toyota Expo by Kalla di TSM Makassar, Pengunjung Bisa Nikmati Penawaran Terbaik

Tak hanya itu, pengolahan sampah juga menjadi fokus utama dalam rangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Dengan berkolaborasi dengan Rappo Indonesia, PLN mengajak masyarakat sekitar sebanyak 50 orang untuk belajar cara memanfaatkan sampah plastik menjadi barang yang memiliki nilai guna.

Admin Officer Rappo Indonesia, Trisna Elma Danti mengaku bersyukur dapat terlibat dalam kegiatan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pendauran ulang sampah.

“Semoga dengan adanya pelatihan ini, masyarakat lebih sadar untuk memanfaatkan sampah plastik menjadi barang yang memiliki nilai guna,” ujar Trisna.

Baca Juga : Beautiful Malino 2024 Angkat Tema Harmoni, Konsep Kegiatan Lebih Spesial

Salah seorang masyarakat yang mengikuti pelatihan, Hasna mengatakan senang bisa mengikuti pelatihan ini, sebab merupakan pengalaman baru baginya bisa membuat sampah menjadi barang yang bisa dipakai.

“Saya merasa senang bisa mengikuti pelatihan ini, bisa membuat dompet dari plastik yang memiliki nilai jual,” singkat Hasna. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646