0%
logo header
Jumat, 05 Agustus 2022 20:46

IKN Tidak Akan Meninggalkan Budaya Lokal

Fathir
Editor : Fathir
Seven Jhon, SH Sekretaris Jenderal Komando Pengawal Pusaka Adat Dayak (KOPPAD) Borneo Balikpapan.(Istimewa)
Seven Jhon, SH Sekretaris Jenderal Komando Pengawal Pusaka Adat Dayak (KOPPAD) Borneo Balikpapan.(Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, BALIKPAPAN — KOPPAD Borneo melihat bahwa Keputusan Pemerintah dalam hal ini Presiden Joko Widodo untuk menentukan atau memilih Kaltim sebagai ibu kota negara (IKN) Nusantara merupakan keputusan luar biasa bagi masyarakat Kalimantan, bagi Indonesia yang lebih luas dan bagi masyarakat Kaltim khususnya dan beberapa kota di wilayah IKN.

Hal ini disampaikan langsung Sekretaris Jenderal Komando Pengawal Pusaka Adat Dayak (KOPPAD) Borneo, Seven Jhon, SH, Jumat 5 Agustus 2022.

Masih kata dia, Keputusan pemerintah tersebut kami sangat menyambut dengan antusias dan juga bagi kami berkah buat Kalimantan. Keputusan tersebut merupakan bentuk perhatian dan penghargaan dari pemerintah terhadap Kalimantan sehingga pemerintah mengambil sikap seperti itu.

Baca Juga : Dinas PPR Kota Balikpapan Dukung Program Pemerintah Untuk IKN

“Buat kami luar biasa dan kami menyambut dengan baik dan akan berupaya mengawal serta ingin terkibat didalam pembangunan IKN,” ujarnya.

Lanjut dikatakan, KOPPAD Borneo mempunyai harapan dan berkeinginan bahwa IKN ini membawa makna, membawa perkembangan bagi masyarakat di Kaltim, ingin IKN membawa masyarakat Kaltim terlibat didalamnya, dan tidak ada kesenjangan sosial terjadi didalam masyarakat. Karena IKN menjadi simbol kebangkitan Indonesia dan juga untuk wilayah Kaltim.

“Harapan KOPPAD Borneo dengan hadirnya IKN jangan sampai masyarakat yang ada di lingkungan IKN menjadi tertinggal. Upayakan bagaimana caranya agar kebudayaan dirangkul dan diikutkan dalam proses pembangunan IKN,” pungkasnya.(*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646