REPUBLIKNEWS.CO.ID, KENDARI — Imigrasi Kelas I Kendari tetap optimis laksanakan kegiatan eazy paspor ditengah pandemi covid-19. Kegiatan jemput bola dengan mendatangi langsung pihak yang ingin membuat paspor sampai hari tetap di lakukan.
Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Seksi (Kasi) Lantaskim Imigrasi Kelas I Kendari, Indra Gunawan Mansyur, bahwa persentase pembuat paspor pada bulan september sangat menurun drastis akibat pandemi covid-19.
“Sejak pandemi jumlah pembuat paspor mengalami penurunan drastis, kalau diawal bisa sampai diangka 1.500 perbulan terakhir di bulan september itu hanya 43 pemohon paspor,” jelasnya saat ditemui di ruang kerjanya, Jum’at (09/10/2020).
Di masa pandemi ini, sambung Indra, keinginan orang untuk keluar negri itu sangat kecil sehingga tidak ada pemicu untuk memiliki pasapor.
“Salah satu alasan orang membuat passpor itu kan ingin keluar negri. Karena masih dalam situasi pandemi keinginan orang untuk membuat passpor itu kecil,” sambungnya.
Dirinya menuturkan, sampai sejauh ini program eazy paspor dengan model jemput bola baru di laksanakan pada Kantor-kantor pemerintah.
“Kalau di masyarakat kami belum lakukan karena kami tetap memperhatikan himbauan dari gugus tugas,” tuturnya.
Lebih lanjut, Ia menegaskan tetap optimis dengan pelaksanaan eazy paspor karena saat ini program pelaksanaan umroh sudah di buka kembali.
“Karena kan pasar pembuatan passpor ini salah satunya orang-orang yang mau umroh,” tegasnya.
Dirinya menyebut, biaya pembuatan passport dalam program eazy passpor ini tetap sama dengan jumlah sebelumnya.
“Meskipun kami yang mendatangi si pembuat passpor tapi harganya tetap sama,” tutupnya. (Akbar Tanjung)
Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646
