Ini Alasan Ketua DPC Bantaeng Dukung IAS di Musda DPD Demokrat Sulsel

  • Bagikan
Politisi Partai Demokrat Sulsel Ilham Arief Sirajuddin (IAS) bersama Pengurus EPC Demokrat Kabupaten Bantaeng.

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Politikus senior Partai Demokrat, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), melanjutkan agenda roadshow ke wilayah selatan Provinsi Sulsel. Setelah menyambangi Kabupaten Selayar dan Bulukumba, giliran Bantaeng yang dikunjungi, Rabu (10/11/2021) kemarin. Kedatangan IAS dikatakan ibarat magnet yang mengundang kehadiran pengurus DPC Demokrat dan tokoh daerah setempat.

Ketua DPC Demokrat Bantaeng, Muhammad Arasy Pakkana, hadir bersama sejumlah pengurus dan Legislator Fraksi Demokrat Bantaeng. Tampak hadir yakni Sekretaris Muslim Ansar, Bendahara Guntur Labandu, Wakil Ketua I Mansur, Wakil Ketua II Asrinuddin, pihak BPOKK Zaenal Amri, Anggota DPRD Fraksi Demokrat Herlina dan DPAC 8 Kecamatan.

Tidak cuma kader dan Fraksi Demokrat, tokoh masyarakat dan akademisi di Bantaeng pun ingin bersua dengan IAS. Diantaranya ikut bergabung yakni Ketua RAPI Bantaeng, Jabal Arafah dan Rektor UMI Cabang Bantaeng, Andi Ismail Kurniawan.

Sedangkan, mendampingi IAS adalah sejumlah pengurus DPD Demokrat Sulsel. Diantaranya yakni Wakil Ketua I Irwan Patawari dan Wakil Ketua Bappilu Jefri Timbo. Mereka berbincang santai sembari ngopi di Cafe BM Bantaeng.

Ketua DPC Demokrat Bantaeng, Muhammad Arasy Pakkana, blak-blakan membeberkan alasan pihaknya all-out mendukung IAS untuk memimpin DPD Demokrat Sulsel. Kata dia, dukungan kepada mantan Wali Kota Makassar itu merupakan suara kader di tingkat bawah alias akar rumput. Tak mungkin pihaknya mengkhianati suara mereka.

“Pertimbangan utama ya harus merujuk pada suara kader di akar rumput, di tingkat kecamatan. Nah, di Bantaeng ini memang kader-kader kita di bawah menginginkan adanya perubahan di DPD. Mereka menginginkan IAS kembali memimpin, mereka merindukan kepemimpinan IAS,” ucap dia.

Arasy menyampaikan pihaknya tidak mungkin bisa mengesampingkan suara kader maupun DPAC di kecamatan. Bila Demokrat ingin kembali berjaya, kata dia, sudah semestinya mengikuti suara akar rumput. Bukan malah mengedepankan keinginan individu lantaran adanya komitmen secara personel dengan kandidat.

“Kita semua harus mengedepankan kepentingan bersama, kepentingan partai agar bisa kembali berjaya. Nah, kalau mau jujur, ya pilihan paling rasional itu adalah Pak IAS. Itulah yang diinginkan kader kita di bawah. Makanya, jangan coba-coba khianati suara kader kita di bawah,” tegasnya.

Pernyataan itu diamini oleh legislator Bantaeng dari Demokrat, Herlina. Ia menyebut jaringannya hingga ke pelosok di Butta Toa memang menginginkan adanya perubahan di DPD agar lebih baik menyongsong Pemilu 2024. Pilihan paling rasional untuk mengembalikan kejayaan Demokrat Sulsel ada pada IAS.

“Jaringan dan kader Demokrat di pelosok memang menginginkan IAS kembali memimpin. Ada kepercayaan dan semangat baru bahwa Demokrat akan lebih baik menatap pesta demokrasi 2024 jika dipimpin beliau,” tuturnya.

Sementara itu, IAS mengapresiasi sambutan dari para kader dan pengurus DPC Demokrat yang disambanginya. Mulai dari Selayar, Bulukumba hingga Bantaeng. Begitu pula dengan para tokoh tiga kabupaten itu yang telah meluangkan waktu untuk sekadar berdiskusi terkait kondisi daerah dan dinamika politik lingkup Sulsel. (*)

  • Bagikan