0%
logo header
Selasa, 04 Agustus 2020 19:15

Ini Penyebab Wakil Bupati Buton Tengah La Ntau Meninggal Dunia

La Saddam
Editor : La Saddam
Ucapan belasangkawa untuk Almarhum Kapten Inf (Purn) La Ntau, di Rumah Duka, Lombe, Kecamatan Gu, Buton Tengah, Selasa (04/08/2020).
Ucapan belasangkawa untuk Almarhum Kapten Inf (Purn) La Ntau, di Rumah Duka, Lombe, Kecamatan Gu, Buton Tengah, Selasa (04/08/2020).

REPUBLIKNEWS.CO.ID, BUTON TENGAH — Wakil Bupati Buton Tengah (Buteng), La Ntau tutup usia dengan meninggalkan 4 orang anak. Saudara dari Almarhum, La Neke (40) menyampaikan kepada republiknews.co.id, Almarhum menghembuskan nafas terakhir sekitar pukul 14.45 Wita, pada Selasa (04/08/2020).

“Almarhum menghembuskan nafas terakhirnya di kediamannya, di Jalan Jenderal Sudirman, poros Lombe-Wamengkoli, dengan gejala Penyakit jantung,” kata La Neke.

La Neke menambahkan Almarhum sempat dirawat di salah satu Rumah Sakit di kota Baubau, namun dipulangkan untuk dirawat di rumah.

Baca Juga : Lagom Makassar Kembangkan Bisnis Penyedia Buket Bunga untuk Gen-Z Lewat Gomzi

“Sempat dirawat di rumah sakit selama 1 hari, beliau ke rumah sakit sebelum lebaran, dan meninggal jam 2 siang tadi, anaknya yang rawat,” ucapnya.

La Neke juga mengatakan Almarhum wafat di pangkuan anaknya, ia meninggalkan seorang istri, 4 anak dan meninggalkan 3 Saudara.

“Almarhum akan dimakamkan setelah dzuhur besok, Rabu (05/08/2020),” tutup La Neke.

Baca Juga : Keberadaan KDMP Dinilai Akan Perkuat Ekonomi Warga Gowa

Masih di rumah duka, tetangga Almarhum Wakil Bupati Buton Tengah, Laode Amran, Kepala SMA 3 Gu mengatakan prihatin, Almarhum merupakan pribadi yang selalu melayani tamu.

“Beliau adalah pribadi yang tidak pernah memandang golongan mana dari kalangan mana, Almarhum sangat ramah, apakah dari masyarakat miskin atau masyarakat yang kaya, tidak pernah beliau beda-bedakan, almarhum menerima dengan status sama,” kata Amran.

Laode Amran, mengaku sangat sedih dan kehilangan sosok panutan, sebelum wafat Almarhum sejak tadi malam zikir dengan mudah.

Baca Juga : Puluhan Siswa SD Gamaliel Makassar Bergembira di Kids Hotel Adventure Aston

“Dengan wafatnya Almarhum kami sangat sedih, sangat merasa kehilangan seorang bapak yang memberikan panutan dan teladan bahwa pejabat itu tidak harus dihormati, tapi pejabat itu harus melayani itu ciri khas Almarhum, Ia menjadi Wakil Bupati menerima diri sebagai masyarakat biasa,” jelasnya.

Almarhum, tambah Amran, sangat merakyat dan selalu melibatkan diri pada kegiatan kemasyarakatan.

“Beliau selalu bersosialisasi dengan masyarakat dengan menghadiri kegiatan kegiatan masyarakat seperti olahraga dan lain lain, almarhum selalu melibatkan diri,” katanya. (Dzabur Al-Butuni)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646