0%
logo header
Rabu, 21 Februari 2024 23:24

Jadi Narsum di FPD 2024, Hadi Ibrahim Baso Paparkan Langkah Konkret Tingkatkan Perlindungan Perempuan

Rizal
Editor : Rizal
Ketua Komisi D DPRD Kota Makassar, Andi Hadi lbrahim Baso saat menjadi narasumber dalam acara Forum Perangkat Daerah 2024 di Hotel Melia, Makassar, Selasa (20/2/2024). (Foto: Istimewa)
Ketua Komisi D DPRD Kota Makassar, Andi Hadi lbrahim Baso saat menjadi narasumber dalam acara Forum Perangkat Daerah 2024 di Hotel Melia, Makassar, Selasa (20/2/2024). (Foto: Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Ketua Komisi D DPRD Kota Makassar, Andi Hadi Ibrahim Baso menjadi narasumber utama dalam Forum Perangkat Daerah (FPD) 2024 yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Makassar, di Hotel Melia Makassar, Selasa (20/2/2024).

Legislator dari Fraksi PKS DPRD Makassar yang juga merupakan tokoh penting dalam bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak membahas mengenai peran pemerintah dalam hal perlindungan terhadap hak perempuan dan anak.

Forum yang bertujuan untuk memperkuat kerja sama antara perangkat daerah dalam memajukan agenda perlindungan anak dan pemberdayaan perempuan tersebut berlangsung dengan sukses di Kota Makassar.

Baca Juga : Jelang Pilwali Makassar, Ustadz Das’ad Latif Masuk Radar NasDem

Andi Hadi memberikan wawasan yang berharga tentang langkah-langkah konkrit yang dapat diambil oleh pemerintah daerah untuk meningkatkan perlindungan anak dan pemberdayaan perempuan di tingkat daerah.

“Pentingnya kolaborasi lintas sektor dan lintas wilayah dalam menangani isu-isu sensitif yang berkaitan dengan perlindungan anak dan pemberdayaan perempuan,” jelasnya.

Ia juga menggarisbawahi perlunya pembaharuan kebijakan dan peningkatan implementasi program-program yang telah ada guna mencapai hasil yang lebih baik bagi masyarakat, khususnya perempuan dan anak.

Baca Juga : Sukseskan Utsawa Dharma Gita IX Tingkat Sulsel, Muhammad Fauzi Sumbang Hadiah Rp30 Juta

“Ini merupakan penanda adanya komitmen yang kuat dari pihak terkait dalam memperjuangkan hak-hak dan kebutuhan perempuan dan anak-anak, serta mendorong agenda pemberdayaan mereka menjadi prioritas utama dalam pembangunan daerah,” pungkasnya. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646