0%
logo header
Rabu, 22 Mei 2024 03:35

Jaga Netralitas ASN dan Bereskan Utang, DPRD Sulsel Titip Harapan ke Pj Gubernur Baru

Rizal
Editor : Rizal
Pj Gubernur Sulsel, Prof Zudan Arif Fakrulloh menyambangi kantor DPRD Sulawesi Selatan di Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Selasa (21/5/2024). (Foto: Istimewa)
Pj Gubernur Sulsel, Prof Zudan Arif Fakrulloh menyambangi kantor DPRD Sulawesi Selatan di Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Selasa (21/5/2024). (Foto: Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Selatan yang baru, Prof Zudan Arif Fakrulloh menyambangi kantor DPRD Sulawesi Selatan di Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Selasa (21/5/2024). Tujuannya, guna melakukan silaturahmi sekaligus mendengarkan aspirasi dan harapan dari para legislator DPRD Sulsel.

Prof Zudan disambut langsung oleh Ketua DPRD Sulsel, Andi Ina Kartika Sari bersama empat wakil ketua, masing-masing Syaharuddin Alrif, Muzayyin Arif, Darmawangsyah Muin dan Ni’matullah Erbe.

Pada kesempatan itu, Wakil Ketua DPRD Sulsel, Ni’matullah berpesan agar Prof Zudan fokus untuk menurunkan tensi politik yang sedang tinggi di Sulsel jelang Pilkada serentak 2024.

Baca Juga : Aspirasi Masyarakat Jadi Prioritas Karaeng Kio Saat Pimpin Gowa

“Kalau pak Gub bisa menurunkan tensi politik ini tentu akan membuat wajah pemerintahan dan politik kita lebih tenang dan lebih sejuk. Ini saya kira sudah keberhasilan yang luar biasa,” kata Ulla, sapaan karibnya.

Ia juga berharap agar Prof Zudan menyiapkan pondasi yang kuat bagi gubernur definitif yang akan datang. Mengingat kondisi ekonomi Sulsel selama dua triwulan terakhir mengalami kontraksi yang hebat.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Sulsel lainnya, Syaharuddin Alrif menyoroti soal netralitas ASN jelang Pilkada serentak yang digelar November mendatang. Ia meminta Pj Gubernur untuk mengatensi penuh hal tersebut sebab indikasinya sudah mulai terlihat di lapangan.

Baca Juga : Modena HC Rolling Hill’s Makassar, Tawarkan Outlet Serasa Rumah Sendiri

“Soal Pilkada dan Pilgub, saya berharap pak gubernur dan seluruh aparatur sipil negara di Sulawesi Selatan agar netral, terutama para Pj bupati dan Pj Sekda. Jangan ada manuver di politik,” tegas Syahar.

“Selain itu, saya minta semua utang yang ada dibereskan semuanya. Tujuannya agar gubernur yang terpilih nantinya tidak terbebani lagi dengan utang,” tambah sekretaris DPW NasDem Sulsel itu.

Pj Gubernur Sulsel, Prof Zudan pun merespons setiap masukan yang ada. Katanya, ia akan mengatensi semua aspirasi yang masuk dan menyusunnya berdasarkan skala prioritas di lapangan.

Baca Juga : Indosat dan Google Cloud Komitmen Wujudkan Pengalaman Digital Berbasis AI di Indonesia

“Terima kasih atas semua dukungannya. Tadi saya catat betul (aspirasi yang masuk). Mulai dari netralitas ASN, utang, masalah kelangkaan pupuk. Kita akan atensi,” katanya.

Soal utang, kata Prof Zudan, ia memang berkomitmen menyelesaikan semuanya di tahun 2024 ini. Agar pada saat ada gubernur definitif nantinya tinggal langsung bekerja tanpa memikirkan masalah utang lagi.

“Mohon dukungannya, semua kewajiban utang harus kita selesaikan di tahun 2024. Tujuan kita, APBD harus sehat,” harap Prof Zudan.

Baca Juga : Jelang Idul Adha, TPID Gowa Cek Stok dan Harga Bahan Pokok di Pasar Tradisional

“Soal netralitas ASN, saya sebagai ketua umum Korpri yang membawahi 4,4 juta ASN, saya mengajak para ASN, terutama profesional untuk bergerak tetap dalam profesinya. Profesi ASN itu untuk melayani dan menyelesaikan masalah. Kedua netral, netral itu dia tidak memihak dan bekerja tegak lurus dengan negara,” tutupnya. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646