0%
logo header
Rabu, 19 Januari 2022 21:46

Kanit Reskrim di Luwu Ditangkap Terkait Kasus Sabu

Ilustrasi Tersangka.
Ilustrasi Tersangka.

REPUBLIKNEWS.CO.ID, LUWU – Anggota Polri di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, ditangkap atas dugaan penyalahgunaan narkotika jenis sabu.

Oknum polisi berpangkat Bripka ini ditangkap bersama warga sipil.

Kabid Propam Polda Sulsel, Agoeng Kurniawan membenarkan hal tersebut.

Baca Juga : Polres Jakarta Pusat Tangkap Empat Pelaku Sindikat Narkoba

Oknum polisi yang menjabat sebagai Kanit Reskrim disalah satu Polsek tersebut berinisial IS.

“Benar, ada penangkapan terkait narkoba dimana ada dua orang diamankan, satu diantaranya oknuk polisi aktif,” katanya.

Pengungkapan kasus ini berawal dari hasil penyelidikan dari pelaku bernama Andry Murad Arfa yang lebih dulu diamankan.

Baca Juga : Diduga Pakai Sabu, Oknum Polisi di Jeneponto Dibekuk Propam Polda Sulsel

Menurut Andry akan ada paket kiriman barang berupa sabu dari luar kota dengan tujuan Belopa. Modusnya alat kosmetik dikirim melalui salah satu jasa pengiriman.

“Setelah melakukan rangkaian penyelidikan, petugas mengamankan Syafar Abbas alias Caplo saat mengambil kiriman paket berisikan narkoba,” kata Kombes Pol Agoeng.

Syafar Abbas kemudian mengaku, ia hanya disuruh oleh seorang berinisial IS alias WA untuk mengambil paket itu.

Baca Juga : Polres Metro Jakarta Barat Musnahkan 31 Kilogram Sabu, 255 Kilogram Ganja dan 5.000 Butir Ekstasi

“Pengembangan kembali kembali dilakukan dan mengamankan IS yang diketahui merupakan polisi aktif,” tuturnya.

Dari keterangan IS, barang haram tersebut merupakan milik seorang narapidana Lapas Kelas II A Palopo.

Selain mengamankan dua pelaku penyalahgunaan narkoba, petugas juga menyita sabu dengan berat 55,76 gram dan 34 butir pil ekstasi, satu handphone dan satu unit motor merek Yamaha N-max warna hitam.

Baca Juga : Terlibat Narkotika, Dua Warga Ledu-Ledu Luwu Timur Diringkus Polisi

Kedua pelaku disangkakan dengan Pasal 114 Ayat (2) Subsidier Pasal 112 Ayat (2) UU No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

“Oknum polisi yang terlibat akan ditindak tegas, Jika pidana terbukti dalam KKEP, maka prosesnya akan direkomendasikan pemecatan tidak dengan hormat,” tegasnya.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: reda[email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646