Selasa, 01 September 2026 09:37

Kejahatan Siber Kian Menggila, JMSI Sulsel Minta Pemerintah Perkuat Edukasi Digital

Rizal
Editor : Rizal
Dialog HMI Sulawesi Selatan bertajuk Digital Trust Forum: Data, Cyber and Future of Society yang digelar di Makassar, Senin (31/8/2026). (Foto: Istimewa)
Dialog HMI Sulawesi Selatan bertajuk Digital Trust Forum: Data, Cyber and Future of Society yang digelar di Makassar, Senin (31/8/2026). (Foto: Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Pengurus Daerah (Pengda) Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sulawesi Selatan mengajak masyarakat untuk memperkuat literasi digital di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan meningkatnya ancaman kejahatan siber.

Ajakan tersebut disampaikan Pengurus JMSI Sulsel, Arwan Haspri, saat menjadi narasumber dalam Dialog HMI Sulawesi Selatan bertajuk “Digital Trust Forum: Data, Cyber and Future of Society” yang digelar di Makassar, Senin (31/8/2026).

Dalam dialog tersebut, Arwan Haspri yang akrab disapa Napoleon Bonaparte menyoroti semakin maraknya tindak kejahatan yang memanfaatkan ruang digital. Menurutnya, kemajuan teknologi harus diimbangi dengan pemahaman masyarakat mengenai keamanan digital.

Baca Juga : Perkenalkan Tiga Model Baru di Makassar, Mazda Bidik Peluang Pertumbuhan di Indonesia Timur

Ia menegaskan bahwa literasi digital menjadi kebutuhan mendesak agar masyarakat tidak mudah menjadi korban penipuan, pencurian data, hingga berbagai bentuk kejahatan siber lainnya.

“Pemahaman tentang dunia digital sangat diperlukan. Pemerintah harus benar-benar hadir memberikan edukasi kepada masyarakat,” tambahnya.

Napo juga menilai pemerintah, melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), memiliki peran strategis dalam mengawasi serta menindak pelaku kejahatan di ruang digital.

Baca Juga : PLN Berhasil Pacu Produktivitas Panen KWT Wulasi Mandiri di Malili Tumbuh Berlipat

“Pemerintah dan masyarakat harus bekerja sama dengan baik. Agar ruang-ruang yang seharusnya aman tidak disusupi oleh penjahat.” tegasnya.

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya perlindungan data pribadi sebagai salah satu langkah utama mencegah kejahatan siber.

“Perlindungan data pribadi harus menjadi perhatian serius pemerintah, karena dari situlah berbagai bentuk kejahatan digital bisa terjadi kapan saja jika tidak diantisipasi,” tutupnya.

Baca Juga : OJK Komitmen Perkuat Budaya Menabung Bagi Generasi Muda

Dialog yang diinisiasi HMI Sulsel tersebut menghadirkan diskusi mengenai tantangan keamanan data, ancaman siber, dan masa depan masyarakat di era digital, sekaligus mendorong peningkatan kesadaran publik terhadap pentingnya keamanan digital. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646
Baca Juga
Berita Terbaru