REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sulawesi Selatan memasang target tinggi di Pemilu 2029 mendatang. Partai besutan Surya Paloh itu menargetkan penambahan perolehan kursi baik di DPRD tingkat provinsi maupun DPR RI.
Penegasan itu disampaikan oleh Ketua DPW NasDem Sulsel, Syaharuddin Alrif di sela-sela kegiatan bimbingan teknis (bimtek) anggota DPRD Provinsi dan DPRD kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan di Hotel Claro, Jalan AP Pettarani, Makassar, Minggu (30/8/2026).
Menurut Syahar, NasDem Sulsel membidik 24 kursi DPRD Sulsel dan minimal tujuh kursi untuk DPR RI. Target tersebut sudah dipertimbangkannya secara matang dan realistis.
“Untuk DPRD Sulsel saat ini 17 kursi kita mau tambah jadi 24 kursi. Sementara DPR RI dari 5 kursi minimal bertambah jadi 7 kursi,” kata Syahar.
Menurutnya, bukan tanpa alasan jika partainya berani memasang target tinggi di Pemilu mendatang. Pasalnya, struktur dan infrastruktur Partai NasDem di Sulsel bukan dibentuk dari kemarin sore.
“Kita bergerak membangun kekuatan ini sudah 14 tahun. Bukan dibangun dalam waktu satu atau dua hari. Kita sudah lama keliling konsolidasi di daerah,” bebernya.
Baca Juga : Syahar di Bimtek NasDem Sulsel: Jangan Banyak Goyang Kalau Tak Mau Digoyang
Syahar yang juga Bupati Sidrap itu menyebut bahwa konsolidasi dan bimtek yang dilaksanakan ini menjadi bagian dari persiapan partai menghadapi Pemilu 2029. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang untuk memperkuat kapasitas anggota legislatif, menyatukan informasi kepartaian, serta mempererat koordinasi antar kader.
Menurut Syahar, NasDem Sulsel memang rutin melakukan rapat dan konsolidasi untuk memastikan seluruh struktur dan kader memiliki informasi serta strategi yang sama.
“Peningkatan kapasitas kader menjadi bagian penting dalam memperkuat mesin politik partai. Semakin sering kader melakukan konsolidasi, diskusi, dan peningkatan kapasitas, maka semakin banyak pengetahuan dan pola komunikasi baru yang dapat diterapkan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Baca Juga : Proyek Investasi Unggulan Sinjai, Barru dan Jeneponto Menangkan SSIC BI Sulsel
Pada kegiatan tersebut katanya, juga dibahas terkait masalah-masalah yang dihadapi oleh partai. Ajang konsolidasi ini menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat titik-titik yang masih lemah.
“Kalau ini dilakukan, maka masalah yang muncul dalam pertemuan begini kita selesaikan. Konsolidasi yang di mana titik lemah, kita perkuat,” demikian Syahar. (*)
