REPUBLIKNEWS.CO.ID, BULUKUMBA — Ada yang berbeda dari kunjungan Bhayangkari Cabang Polres Bulukumba pada Jumat (28/08/2026). Bukan sekadar membawa bantuan, rombongan datang membawa perhatian, kehangatan, dan rasa kekeluargaan untuk salah satu keluarga besar Polri yang membutuhkan dukungan.
Melalui program Bhayangkari Peduli, Ketua Bhayangkari Polres Bulukumba Ny. Indah Luckyto bersama pengurus Bhayangkari menyambangi kediaman AIPTU Suriadi, personel Polsek Bontotiro.
Kunjungan itu secara khusus dilakukan untuk memberikan dukungan kepada putra AIPTU Suriadi yang mengalami kelumpuhan sejak lahir dan kini telah berusia sekitar 7,5 tahun.
Baca Juga : Kapolres Bulukumba Pimpin Maulid Nabi, Pesan Keteladanan Rasulullah Jadi Penguat Pengabdian Polisi
Rombongan tidak datang dengan tangan kosong. Sejumlah bantuan berupa sembako, makanan dan minuman bergizi diserahkan sebagai bentuk kepedulian kepada keluarga personel Polri tersebut.
Namun, perhatian yang diberikan hari itu terasa lebih dari sekadar bantuan dalam bentuk materi.
Suasana haru menyelimuti kediaman AIPTU Suriadi ketika Indah dengan penuh kasih sayang memangku anak tersebut. Sang anak pun terlihat berbaring dengan nyaman dalam pangkuannya.
Baca Juga : Kapolres Bulukumba Tempuh Jalan Berbatu Tanpa Alas Kaki, Temui Ammatoa Kajang
Momen sederhana itu menghadirkan suasana penuh kehangatan. Tidak ada sekat antara seorang ketua Bhayangkari dan keluarga personel yang dikunjungi. Yang tampak justru sentuhan kasih seorang ibu yang ingin menghadirkan rasa nyaman bagi seorang anak.
Sikap tulus dan penuh perhatian Indah tersebut turut menyentuh hati rombongan yang hadir.
Bagi Bhayangkari, kepedulian tidak selalu harus hadir dalam bentuk besar. Terkadang, kehadiran, perhatian, dan sentuhan kasih justru menjadi sesuatu yang begitu berarti bagi keluarga yang sedang membutuhkan kekuatan.
Baca Juga : Kemarau Melanda, Polisi di Bulukumba Turun Langsung Salurkan Air Bersih untuk Warga
Indah mengatakan, kegiatan Bhayangkari Peduli merupakan bentuk perhatian Bhayangkari kepada keluarga besar Polri, khususnya mereka yang membutuhkan dukungan.
“Ini adalah bentuk kepedulian dan kasih sayang kami kepada keluarga besar Polri. Semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan memberikan semangat serta kebahagiaan bagi keluarga,” ujarnya.
Kunjungan tersebut turut dihadiri Kabag SDM Polres Bulukumba Kompol Syamsul Bahri, Kapolsek Bontotiro Iptu Nasrun, Wakapolsek Bontotiro Ipda Rospida, personel Polsek Bontotiro serta pengurus Bhayangkari Cabang Polres Bulukumba.
Baca Juga : Dua Oknum Polres Bulukumba Tersangkut Kasus Berbeda, Kapolres: Jika Terbukti, Tindak Tegas
Kehadiran mereka menjadi gambaran bahwa keluarga besar Polri tidak berjalan sendiri. Ada perhatian dan kepedulian yang terus dibangun, terutama kepada keluarga personel yang menghadapi kondisi dan kebutuhan khusus.
Program Bhayangkari Peduli sendiri merupakan agenda rutin Pengurus Bhayangkari Cabang Polres Bulukumba sebagai wujud kepedulian sosial dan perhatian kepada keluarga besar Polri maupun masyarakat yang membutuhkan.
Melalui program tersebut, Bhayangkari berupaya memastikan bahwa bantuan yang diberikan tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan materi. Lebih jauh, kehadiran mereka diharapkan mampu memberikan semangat sekaligus memperkuat rasa kekeluargaan.
Baca Juga : Dua Oknum Polres Bulukumba Tersangkut Kasus Berbeda, Kapolres: Jika Terbukti, Tindak Tegas
Sebab bagi keluarga yang sedang menghadapi tantangan, sebuah kunjungan sederhana dapat menjadi pengingat bahwa masih banyak orang yang peduli dan siap memberikan dukungan.
Di kediaman AIPTU Suriadi, perhatian itu tergambar dalam sebuah momen sederhana, seorang anak berada nyaman dalam pangkuan Indah.
Sebuah pelukan yang mungkin singkat, tetapi menyampaikan pesan yang panjang tentang kepedulian, kasih sayang, dan kebersamaan dalam keluarga besar Polri.
Baca Juga : Dua Oknum Polres Bulukumba Tersangkut Kasus Berbeda, Kapolres: Jika Terbukti, Tindak Tegas
“Semoga keluarga selalu diberikan kekuatan, kesehatan, dan ketabahan. Yang terpenting, anak tetap mendapatkan kasih sayang dan perhatian dari orang-orang di sekitarnya,” tutup Indah.
