0%
logo header
Jumat, 21 Agustus 2026 08:27

Sekolah Islam Athirah Fasilitasi Ratusan Kepsek di Makassar Belajar Strategi Transformasi Digital

Chaerani
Editor : Chaerani
Direktur Sekolah Islam Athirah, Syamril saat mengisi materi pada Workshop Transformasi Sekolah bertema “Strategi Transformasi Sekolah di Era Digital”, di Auditorium Sekolah Islam Athirah Kajaolalido, Kamis (20/08/2026) kemarin. (Dok. Humas Sekolah Islam Athirah)
Direktur Sekolah Islam Athirah, Syamril saat mengisi materi pada Workshop Transformasi Sekolah bertema “Strategi Transformasi Sekolah di Era Digital”, di Auditorium Sekolah Islam Athirah Kajaolalido, Kamis (20/08/2026) kemarin. (Dok. Humas Sekolah Islam Athirah)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Sebanyak 180 kepala sekolah (Kepsek) pada jenjang TK, SD, dan SMP se-Kota Makassar mengikuti Workshop Transformasi Sekolah bertema “Strategi Transformasi Sekolah di Era Digital”.

Pertemuan ini fasilitas Sekolah Islam Athirah Makassar yang berlangsung di Auditorium Sekolah Islam Athirah Kajaolalido, Kamis (20/08/2026) kemarin.

Tema ini pun dipilih sebab transformasi sekolah dianggap tidak cukup dilakukan melalui gagasan, tetapi membutuhkan kemampuan mengidentifikasi masalah, menetapkan target, dan mengukur hasil secara terarah. Pada pertemuan ini membekali kepala sekolah dengan pendekatan Objectives and Key Results (OKR) sebagai salah satu metode untuk mendorong perubahan organisasi secara terukur.

Baca Juga : Sekolah Islam Athirah Perkuat Peran Orang Tua dalam Pengasuhan dan Pendidikan Anak

Peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga mempraktikkan langsung cara memetakan persoalan dan menyusun langkah perbaikan berdasarkan kondisi sekolah masing-masing.

Direktur Sekolah Islam Athirah, Syamril mengatakan, transformasi sekolah perlu dimulai dari kemampuan sekolah membaca kondisi internal secara objektif. Melalui delapan Standar Nasional Pendidikan, kepala sekolah diarahkan untuk mengidentifikasi bagian yang perlu diperbaiki, menentukan langkah perbaikan, kemudian melakukan pengendalian secara berkala.

“Para kepala sekolah belajar melakukan transformasi dengan mengacu pada delapan Standar Nasional Pendidikan. Athirah juga sudah menyusun instrumen dan alat ukur sehingga bisa diketahui bagian mana yang bermasalah. Setelah itu dianalisis, diperbaiki, dan dikontrol,” ujarnya sebagai salah satu pemateri dalam pertemuan.

Baca Juga : Peringati HUT RI, Sekolah Islam Athirah Dorong Pendidikan Layak dan Berkeadilan Bagi Semua

Menurutnya, workshop tersebut diharapkan tidak berhenti pada peningkatan pemahaman peserta. Setiap sekolah perlu memiliki rencana tindak lanjut agar materi yang diperoleh dapat diterapkan dalam pengelolaan sekolah.

“Semoga program ini tidak sekadar workshop, tetapi juga ada rencana tindak lanjut sehingga sekolah bisa menjadi lebih baik. Athirah siap mendampingi sekolah negeri menjadi lebih baik. Prinsipnya, maju bersama bangsa,” katanya.

Melalui kegiatan tersebut, Sekolah Islam Athirah tidak hanya berbagi praktik pengelolaan sekolah, tetapi juga membuka ruang kolaborasi dengan satuan pendidikan lain. Pendekatan berbasis evaluasi, target, dan pengukuran diharapkan membantu kepala sekolah menerjemahkan kebutuhan perubahan menjadi program yang lebih terarah dan dapat dipantau hasilnya.

Baca Juga : Siswa Sekolah Islam Athirah Diajak Kelola Sampah dari Sumber

Sementara, Kepala SMP Negeri 30 Makassar, Hijriah, menilai materi yang diberikan membantu kepala sekolah melihat pengelolaan sekolah dari perspektif kepemimpinan dan evaluasi yang lebih sistematis.

“Saya sangat senang dengan pelatihan pengembangan kompetensi sebagai kepala sekolah. Kami mendapatkan banyak pengetahuan bagaimana menjadi leader di era yang semakin berkembang. Kami juga mendapatkan ilmu bagaimana mengevaluasi sekolah sehingga bisa melihat berbagai kekurangan dan langkah perbaikan ke depannya,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Kepala SD Negeri Barombong, Hasbillah. Ia menilai workshop tersebut relevan bagi kepala sekolah yang tengah mendorong perubahan di lingkungan satuan pendidikan.

Baca Juga : 112 Siswa SD Islam Athirah Makassar Ikut MPSL, Diajak Kenal Budaya dan Lingkungan Belajar

“Workshop ini sangat berguna bagi kami para kepala sekolah yang ingin melakukan transformasi dalam dunia pendidikan. Materi yang diberikan memberikan banyak manfaat untuk kemajuan masing-masing sekolah ke depan,” katanya.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646