0%
logo header
Jumat, 28 Agustus 2026 09:06

Jaga Ekosistem Laut, PLN UIP Sulawesi Adopsi 81 Fragmen Karang di Pulau Samalona

Chaerani
Editor : Chaerani
PLN UIP Sulawesi bersama sejumlah pihak terkait melakukan Adopsi Karang Pulau Samalona yang menjadi rangkaian dalam peringatan HUT RI Ke-81. (Dok. Humas PLN UIP Sulawesi)
PLN UIP Sulawesi bersama sejumlah pihak terkait melakukan Adopsi Karang Pulau Samalona yang menjadi rangkaian dalam peringatan HUT RI Ke-81. (Dok. Humas PLN UIP Sulawesi)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR — PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi menginisiasi kegiatan Adopsi Karang Pulau Samalona.

Hal ini dilakukan melalui penempatan 10 media transplantasi dan 81 fragmen karang, Jumat, 21/08/2026) lalu. Aksi menjaga ekosistem laut ini juga dilakukan dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.

Kegiatan ini pun dilakukan melalui kerjasama dengan Global Geosciense Indonesia (GGI) Scuba, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan Pemerintah Kecamatan Ujung Pandang. Dimana, menjadi bagian dari komitmen PLN dalam menjaga ekosistem laut sekaligus menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

Baca Juga : PLN Berhasil Pacu Produktivitas Panen KWT Wulasi Mandiri di Malili Tumbuh Berlipat

Pulau Samalona dipilih karena memiliki potensi keanekaragaman hayati bawah laut yang luar biasa sekaligus menjadi benteng alami penahan abrasi pesisir. Namun, tekanan aktivitas manusia, sedimentasi, serta insiden kerusakan fisik dalam beberapa waktu terakhir membuat sebagian area terumbu karang di kawasan tersebut mengalami degradasi. Penempelan fragmen karang dilakukan di tepi pantai, kemudian dibawa ke dasar laut oleh tim GGI Scuba dan PLN UIP Sulawesi untuk ditempatkan pada media transplantasi.

General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, mengatakan upaya menjaga lingkungan menjadi bagian dari tanggung jawab PLN dalam menghadirkan manfaat yang berkelanjutan. Sebanyak 81 fragmen karang yang diadopsi menjadi simbol HUT ke-81 Republik Indonesia.

“Sekaligus pengingat bahwa semangat kemerdekaan juga dapat diwujudkan melalui aksi nyata menjaga lingkungan. Kami berharap fragmen karang ini dapat tumbuh menjadi rumah, tempat mencari makan, dan perlindungan bagi biota laut, sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat pesisir,” ujarnya, dalam keterangannya.

Baca Juga : OJK Komitmen Perkuat Budaya Menabung Bagi Generasi Muda

Kegiatan ini juga menjadi kontribusi PLN dalam mendukung agenda global PBB, khususnya SDG 14 tentang Ekosistem Lautan melalui upaya pelestarian dan pemanfaatan sumber daya laut secara berkelanjutan, serta SDG 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim melalui penguatan benteng alami pesisir.

“Dari sisi sosial-ekonomi, pemulihan terumbu karang diharapkan turut mendukung ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat pesisir serta keberlanjutan pariwisata berbasis lingkungan di Pulau Samalona,” ujarnya.

Perwakilan DLH Kota Makassar, Muh. Ikram Nur mengapresiasi inisiatif PLN UIP Sulawesi dalam mendukung pelestarian ekosistem laut di Pulau Samalona.

Baca Juga : Kapal Kemanusiaan KALLA Bawa Relawan dan Bantuan Bagi Korban Gempa NTT yang Belum Terjangkau

“Mewakili Pemerintah Kota Makassar, kami mengucapkan terima kasih atas perhatian PLN UIP Sulawesi yang telah menginisiasi program adopsi karang hari ini,” ujarnya.

Sebagai bagian dari kegiatan, sertifikat adopsi karang diserahkan kepada PLN UIP Sulawesi dan ditandatangani oleh Fadly Arifuddin selaku Coral Adoption Ambassador dari Jaringan Adopsi Karang Indonesia (JARI).

Melalui program ini, PLN UIP Sulawesi berharap pemulihan terumbu karang dapat memberikan dampak ekologis dan sosial-ekonomi bagi Pulau Samalona sekaligus memperkuat komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan lingkungan.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646