0%
logo header
Jumat, 03 Juli 2026 11:46

Kian Melek Literasi Keuangan, Investor Pasar Modal Sulsel Tembus 693 Ribu

Chaerani
Editor : Chaerani
Ilustrasi pasar modal. (Dok. Int)
Ilustrasi pasar modal. (Dok. Int)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Masyarakat Sulawesi Selatan makin sadar akan layanan sektor jasa keuangan, salah satunya di sektor pasar modal.

Kondisi ini tercermin pada jumlah investor yang terus menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Hingga periode April 2026, jumlah investor di wilayah tersebut telah mencapai 693.135 Single Investor Identification (SID).

“Kami mencatat jumlah investor kita di Sulawesi Selatan tumbuh 67,34 persen secara tahunan atau year on year (yoy) dengan jumlah 693.135 SID dari periode yang sama tahun lalu sebanyak 414.197 SID,” terang Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulselbar, Moch. Muchlasin, dalam keterangannya, kemarin.

Baca Juga : Jangan Asal Servis, Ini yang Wajib Diketahui Pengendara Wanita agar Motor Tetap Prima

Ia menjelaskan, tingginya minat masyarakat terhadap reksa dana tidak terlepas dari kemudahan akses melalui platform digital serta karakteristik produk yang dinilai cocok bagi investor pemula maupun investor ritel yang ingin mulai berinvestasi dengan modal yang terjangkau.

“Kami optimis tren pertumbuhan investor pasar modal akan terus berlanjut dengan terus mendorong program edukasi dan literasi keuangan guna memperluas partisipasi masyarakat dalam pasar modal secara sehat, aman, dan berkelanjutan,” terangnya.

Lanjutnya, peningkatan tersebut mencerminkan semakin tingginya minat masyarakat untuk berinvestasi sekaligus menunjukkan meningkatnya literasi keuangan di daerah.

Baca Juga : Azis Peter Ajak Warga Gowa Jaga Kedamaian Daerah

“Jumlah investor yang meningkat menunjukkan semakin luasnya partisipasi masyarakat dalam pasar modal. Termasuk juga pemahaman masyarakat terhadap pentingnya investasi sebagai bagian dari perencanaan keuangan jangka panjang yang semakin baik,” ujar Muchlasin.

Muchlasin menyebutkan, berdasarkan jenis portofolio investasi, pertumbuhan investor tertinggi tercatat pada instrumen reksa dana yang meningkat 68,49 persen secara yoy dengan jumlah 664.257 SID. Capaian tersebut menunjukkan bahwa instrumen investasi tersebut relatif mudah diakses dan memiliki beragam pilihan risiko.

Kemudian, disusul instrumen saham yang meningkat 46,88 persen secara tahunan dengan mencatat jumlah investor 204.519 SID. Adapun pada Surat Berharga Negara (SBN) mencatat investor 22.977 SID dari periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 18.349 atau dengan pertumbuhan tahunan 25,22 persen.

Baca Juga : Beri Kontribusi Ekonomi, Perputaran Uang di MHM 2026 Tembus Rp52,3 Miliar

“Masyarakat kini semakin memanfaatkan berbagai instrumen investasi yang tersedia di pasar modal untuk mendukung pengelolaan keuangan dan perencanaan masa depan,” katanya.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646