0%
logo header
Rabu, 18 Mei 2022 17:30

Komplotan Spesialis Pencurian Gudang di Balikpapan Dibekuk Polisi, Kerugian Capai Rp1 Miliar

Arnas Amdas
Editor : Arnas Amdas
Barang bukti mobil pelaku dan hasil curian komplotan pencurian spesialis gudang yang diamankan Polres Balikpapan. (Ist)
Barang bukti mobil pelaku dan hasil curian komplotan pencurian spesialis gudang yang diamankan Polres Balikpapan. (Ist)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, BALIKPAPAN — Sebanyak 19 pelaku komplotan spesialis pencuri area gudang di Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim) berhasil diringkus polisi.

Para pelaku diketahui beraksi sebanyak 15 kali sejak bulan Maret hingga Mei 2022 dengan total kerugian korban mencapai Rp 1 Miliar, hasil dari pencurian.

“Ada 9 penadah dan 10 pelaku dari hasil pencurian di gudang di kota Balikpapan. Kejadian ini dilakukan berulang-ulang dan bergantian,” jelas Kapolres Balikpapan, Kombes Thirdy Hadmiarso kepada awak media, Rabu (18/05/2022).

Baca Juga : Pelatihan Pemberdayaan Untuk Warga IKN Dimulai Besok

Pencurian tersebut terjadi di sebuah gudang kosong milik iY di Jalan MT Haryono, Balikpapan. Kejadian itu terbongkar pada Senin (9/5), dimana pemilik IY menangkap basah sejumlah pelaku tengah menyatroni gudang miliknya menggunakan truk.

“Otak pelaku yakni IN, mengajak rekan-rekannya, pada saat itu korban sebagai pemilik gudang mengetahui bahwa gudangnya ini ada sebuah truk. Kemudian kita tindaklanjuti ternyata di dalam truk tersebut, telah kita lakukan penangkapan beberapa orang dengan barang bukti beberapa barang milik korban,” terangnya.

Dari penyelidikan polisi, diketahui para pelaku telah melakukan pencurian sebanyak 15 kali sejak Maret 2022, dari hasil pencurian para pelaku berhasil meraup 1 miliar.

Baca Juga : Dukung IKN, Gepak Kuning Ganti Nama Menjadi Gepak Nusantara

“Para pelaku mengambil bahan-bahan, kerangka bangunan, balok kayu ulin, genset, mesin las, dan lainlain. Itu dilakukan berulang-ulang sehingga kerugian total sekita 1 M,” ujarnya.

Dijelaskan Thirdy, AN otak pelaku bersama rekannya melakukan pencurian dengan cara mencongkel gudang milik IY yang tidak dijaga, kemudian para pelaku menggasak sejumlah barang menggunakan truk.

“Gudang tersebut tidak ada penjaga. Pelaku mencongkel gudang itu sendiri. Di tempat yang sama (pencurian) dan menjarah barang-barang milik korban mengunakan truk sewaan,” bebernya.

Baca Juga : Di HUT ke-4 Gepak Kuning Kaltim, Suriansyah Nyatakan Komitmen Dukung IKN

Diketahui hasil jarahan para pelaku di jual kepada 10 penadah, yang diamana 9 telah diamankan polisi. Saat ini polisi masih terus melakukan pengejaran terhadap satu penadah dan tiga rekan AN yang masih buron.

“Empat orang masih kita lakukan pencarian masuk daftar DPO, sementara ini para pelaku telah kita amankan di Polres Balikpapan,” pungkasnya.

Penulis : Kurniawan
Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646