0%
logo header
Selasa, 10 Oktober 2023 11:38

Konflik Internal PAN Sinjai Makin Panas, Kini Giliran 5 Ketua DPC Mundur

Mulyadi Ma'ruf
Editor : Mulyadi Ma'ruf
Calon Anggota DPRD Kabupaten Sinjai dari PAN saat menyerahkan surat Pengunduran diri ke Sekretaris PAN. (Istimewa)
Calon Anggota DPRD Kabupaten Sinjai dari PAN saat menyerahkan surat Pengunduran diri ke Sekretaris PAN. (Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, SINJAI — Dinamika politik di Internal Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Sinjai soal kader yang pernah tersandung narkoba diakomodir menjadi Calon Legislatif makin memanas. 5 dari 9 Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) yang tidak sepakat dengan keputusan Partai memilih mundur.

5 Ketua DPC PAN Sinjai itu diantaranya Aryanti Mahrik (Sinjai Utara), Andi Aracman Arasy (Sinjai Timur), Andi Nasrullah (Sinjai tengah), Akbar (Sinjai Selatan), Muhlis Hajar Adiputra (Sinjai Barat. Pengunduran diri secara resmi tersebut sebagai bentuk kekecewaan dan sikap tegas atas konflik yang terjadi diinternal PAN Sinjai.

Mantan Ketua DPC PAN Sinjai Utara, Aryanti Mahrik mengatakan kader partai yang pernah tersandung kasus narkoba dan terakomodir menjadi caleg menjadi penyebab dirinya mundur sebagai pengurus sekaligus caleg. Selain itu, kebijakan internal yang dilakukan Ketua DPD terkadang membuat keputusan sepihak.

Baca Juga : Caleg PAN Sinjai Minta Pendukungnya Pilih Caleg Partai Lain

“Termasuk, program kerja dilakukan DPD PAN Sinjai banyak yang tidak terealisasi sehingga ini menjadi puncak kekesalan dan kekecewaan kami sebagai mantan pengurus,” ujarnya kepada republiknews.co.id, Selasa (10/10/2023).

Sementara itu, Sekretaris DPD PAN Sinjai, Ramli yang dikonfirmasi via telepon irit bicara. Ia hanya mengatakan tidak ada komentar.

“No comment (tidak ada komentar),” katanya.

Baca Juga : Gawat! Hampir Separuh Caleg PAN Sinjai Undur Diri di Pemilu 2024

Pengunduran diri 5 Ketua DPC Sinjai ini masih berkaitan kisruh internal sejumlah Calon Legislatif yang mundur usai salah satu kader yang pernah tersandung kasus narkoba dimasukkan dalam susunan daftar Calon Legislatif Sementara di KPU Sinjai.

Sebanyak 11 Caleg Sementara dari empat daerah pemilihan (Dapil) di Kabupaten Sinjai memilih mundur dikarenakan para pimpinan Ketua tingkat Daerah, Provinsi dan Pusat tidak konsisten dan berkomitmen dalam menyaring kader partai yang bersih dari masalah hukum.

“Pimpinan di tingkatan partai mulai dari kabupaten, provinsi hingga pusat lebih memilih kader yang tersandung kasus narkoba yakni Kamrianto ketimbang memilih yang mempunyai komitmen untuk membesarkan partai di daerah,” ujar Mantan Sekretaris PAN Sinjai, Andi Mursila Mattalitti kepada wartawan.

Baca Juga : Sejumlah Caleg PAN Sinjai Masuk DCT Pemilu 2024 Meski Sudah Mundur

Ia menilai para petinggi Partai PAN khususnya Ketua DPW PAN Sulsel tidak konsisten menjalankan tugas kepartaian dalam hal membesarkan partai di daerah karena hanya mementingkan satu orang saja yang pernah tersandung kasus Narkoba.

“Kami menduga ketua DPW Sulsel masuk angin dan hanya mementingkan dirinya sendiri. Apalagi citra seorang kamrianto sudah tidak bagus dimata masyarakat karena kasus narkoba beberapa lalu,” pungkasnya.

Dari 11 Kader Partai PAN Sinjai yang mengusulkan mundur sebagai Caleg Sementara tersebut terdiri dari 5 orang dari Dapil I, 3 orang di dapil II, Dapil III sebanyak 1 orang dan Dapil IV sebanyak 2 orang. (*)

Penulis : Asrianto
Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646