0%
logo header
Selasa, 11 Januari 2022 20:16

Langgar Konstitusi, PB PMII Pimpinan Abdullah Syukri Segera Di-KLB

Falihin
Editor : Falihin
Penampakan gedung Sekretariat PB PMII yang ditutupi spanduk besar Deklarasi Pembentukan Panitia KLB PB PMII.
Penampakan gedung Sekretariat PB PMII yang ditutupi spanduk besar Deklarasi Pembentukan Panitia KLB PB PMII.

REPUBLIKNEWS.CO.ID, JAKARTA – Masalah internal Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) memasuki babak baru. Hal ini terlihat dari sebuah spanduk besar yang terpasang di gedung Sekretariat PB PMII yang terletak di Jalan Salemba Tengah, No 57 Jakarta Pusat, hari ini, Selasa (11/01/2022).

Spanduk besar itu berisikan ‘Deklarasi Pembentukan Panitia Kongres Luar Biasa PB PMII’. Spanduk tersebut dipasang oleh rombongan kader PMII dari berbagai cabang dan koordinator cabang se-Indonesia yang sedang menduduki sekretariat PB PMII.

Awal Madani yang merupakan pimpinan rombongan mengungkapkan, langkah Kongres Luar Biasa (KLB) yang akan segera ditempuh oleh mereka atas dasar banyaknya pelanggaran konstitusi yang dilakukan oleh PB PMII yang dipimpin Abdullah Syukri.

Baca Juga : Tembus ke Pelatnas Bulutangkis, Reza dan Sofy Harumkan Nama Sulsel

“Telah banyak agenda dan tindakan inkonstitusional yang dilakukan oleh PB PMII, bahkan hal ini telah menjadi atensi beberapa senior dan PKC (Pengurus Koordinator Cabang) serta PC (Pengurus Cabang) se-Indonesia,” ungkap Awal melalui keterangan persnya, Selasa (11/01/2022).

Ia juga menilai banyak langkah yang dilakukan PB PMII pimpinan Abdullah Syukri menabrak Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta Peraturan Organisasi (PO) PMII.

“Sudah satu bulan kami berada di Jakarta, dan Ketua Umum PB PMII sebagai penanggungjawab struktur tertinggi PMII, tak pernah sekalipun menemui kami yang datang jauh-jauh dari daerah untuk membawa banyaknya tuntutan tindakan inkonstitusional yang telah dilakukan oleh PB PMII,” tegasnya.

Baca Juga : Jokowi Dijadwalkan Hadiri Peringatan HPN di Sultra, LLKS PMII Sultra Bakal Suarakan Masalah Lingkungan

Awal sangat menyayangkan sikap apatis dari PB PMII atas keadaan organisasi yang tidak baik-baik saja. Menurutnya langkah KLB adalah keputusan yang tepat.

“Jika kita membiarkan hal ini terus berlarut-larut, maka kita akan mengamini atas hilangnya marwah organisasi kita yang menjunjung tinggi produk hukum PMII yang telah diinjak-injak oleh Ketua Umum PB PMII Sahabat Syukri dan kawan-kawan,” pungkasnya.

Untuk diketahui, hingga berita ini diterbitkan, beberapa pengurus cabang maupun pengurus koordinator cabang yang berasal dari berbagai daerah terus berdatangan untuk berpartisipasi dalam langkah yang diambil ini.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 852-9999-3998