0%
logo header
Minggu, 17 September 2023 10:10

Lies NA dan Appi Kompak Sosialisasi Pencegahan Stunting di Makassar

Rizal
Editor : Rizal
Liestiaty Fachruddin NA dan Munafri Arifuddin saat menghadiri acara sosialisasi pencegahan stunting yang dihelat Generasi Muda Pemerhati Stunting (Gempasting) di Kelurahan Maricaya Baru, Kecamatan Makassar, Kota Makassar, Sabtu (16/9/2023). (Foto: Istimewa)
Liestiaty Fachruddin NA dan Munafri Arifuddin saat menghadiri acara sosialisasi pencegahan stunting yang dihelat Generasi Muda Pemerhati Stunting (Gempasting) di Kelurahan Maricaya Baru, Kecamatan Makassar, Kota Makassar, Sabtu (16/9/2023). (Foto: Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Liestiaty Fachruddin Nurdin Abdullah atau Lies NA dan Munafri Arifuddin alias Appi kompak hadir dalam acara sosialisasi pencegahan stunting yang dihelat Generasi Muda Pemerhati Stunting (Gempasting) di Kelurahan Maricaya Baru, Kecamatan Makassar, Kota Makassar, Sabtu (16/9/2023).

Lies NA sendiri merupakan Bacaleg DPR RI Partai Golkar untuk Dapil Sulawesi Selatan I dengan nomor urut 3. Sedangkan Appi merupakan Bacaleg DPRD Sulsel dari Partai Golkar untuk Dapil Makassar A juga dengan nomor urut 3.

Keduanya sama-sama kader dan ketua DPD II Golkar. Lies NA adalah ketua Golkar Bantaeng, sementara Appi merupakan ketua Golkar Kota Makassar. Kehadiran keduanya disambut hangat masyarakat Kelurahan Maricaya Baru.

Baca Juga : Dukungan PKB Menguat, Indira Buka Peluang Berpaket dengan Azhar

Lies NA berharap kepada seluruh masyarakat agar betul-betul mencegah stunting dengan memperbaiki pola makan dan pola asuh bagi anak-anak, terutama bagi ibu-ibu hamil.

“Nah itu harus dilakukan sosialisasi kepada seluruh calon pengantin baru, bagaimana supaya punya pemahaman tentang penanganan stunting,” kata Lies NA kepada seluruh peserta sosialisasi.

Menurutnya, stunting harus masif disosialisasikan terutama di Kota Makassar dan daerah-daerah lain di Sulsel agar seluruh pasangan suami istri maupun calon pengantin baru memiliki anak-anak yang tumbuh dengan sehat dan cerdas.

Baca Juga : Miliki Toyota Rush Imipian, Ada Cicilan Tanpa Bunga Hingga Diskon Tukar Tambah

“Bagaimana kita mau berharap anak-anak kita cerdas, sementara banyak yang lahir dari generasi stunting,” kata Lies NA.

Ia bercerita bagaimana pemerintah Jepang memperlakukan masyarakatnya, mulai dari administrasi bagi ibu-ibu hamil, hingga pola makan bahkan sampai pada kebutuhan susu khusus ibu-ibu hamil.

“Dulu waktu saya masih di Jepang, baru tiga bulan hamil langsung datang susunya untuk jatah tiga bulan, belum habis jatah tiga bulan sudah datang lagi jatah selanjutnya. Makan bagi orang di sana (Jepang) bukan hanya kenyang, tapi harus sehat juga,” cerita Lies NA.

Baca Juga : Menpan RB Terima Gelar Adat Daeng Tojeng di Musuem Balla Lompoa

Untuk itu, ia memilih maju bertarung di Senayan semata-mata sebagai representasi perempuan untuk memperjuangkan hak-haknya terutama soal pencegahan stunting di Sulsel.

“Saya berniat maju bertarung karena kurang perempuan yang maju dan memperjuangkan stunting di Sulawesi Selatan,” ujarnya.

Sementara itu, Appi mengakui sepak terjang sosok Lies NA baik sebagai istri bupati, istri gubernur maupun sebagai dosen pengajar di Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar. Untuk itu, kata Appi tidak ada alasan bagi dirinya untuk tidak memilih dan berjuang memenangkan Lies NA di perhelatan Pileg 2024 mendatang.

Baca Juga : Implementasi SAKIP Pemkab Gowa Didorong Raih Nilai BB

“Ibu Lies sudah banyak membantu kita semua selama menjadi istri pejabat dan anak pejabat. Dan tidak ada alasan saya untuk menolak panggilan dari Ibu Lies untuk berjuang. Kami siap berjuang untuk Ibu Lies,” tegas Appi.

Menurutnya, ciri-ciri pemimpin dianggap layak mewakili masyarakat adalah yang selalu ada saat dibutuhkan. Untuk itu katanya, Lies NA sudah tidak diragukan lagi sepak terjangnya bersama masyarakat di Sulsel.

“Ibu Lies ini memiliki daya tarik tersendiri untuk masyarakat, karena sudah memiliki pengalaman bersama masyarakat dan paham terkait program-program. Wakil kita itu adalah yang banyak bersama masyarakat, bukan yang lebih banyak waktunya di Jakarta,” demikian Appi.

Baca Juga : Implementasi SAKIP Pemkab Gowa Didorong Raih Nilai BB

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua Panitia Sosialisasi Pencegahan Stunting, Anggi Puspita, Ketua Komunitas TBC, Yanti, Narasumber Pencegahan Stunting, dr Ayu dan seluruh masyarakat Kelurahan Maricaya Baru. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646