0%
logo header
Selasa, 09 Juni 2020 01:14

New Normal, Progress MNP Tetap Berjalan dan Kini Capai 31,10%

New Normal, Progress MNP Tetap Berjalan dan Kini Capai 31,10%

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Memasuki masa New Normal ditengah pandemi Covid-19, PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) tak hanya menyiapkan skenario bagi manajemen dan operasional tetapi juga untuk sejumlah investasi yang menjadi target di tahun ini.

Direktur Utama PT Pelindo IV Prasetyadi, mengatakan semua investasi utamanya Proyek Strategis Nasional (PSN) tetap berjalan sebagaimana mestinya walaupun Perseroan harus menghadapi pandemi Covid-19.

“Perseroan tetap komit bahwa investasi tahun ini tetap berjalan meskipun di masa pandemi seperti saat ini. Terutama untuk investasi PSN yakni Makassar New Port (MNP), Kendari New Port (KNP), Pelabuhan Bitung dan Pelabuhan Pantoloan,” tegas Prasetyadi, Senin (08/06/2020).

Baca Juga : Kadis Pendidikan Buteng Ajak Semua Pihak Tingkatkan Mutu Pendidikan Anak Usia Dini

Dia menyebutkan, saat ini MNP sudah memasuki Tahap Lanjutan 2019 – 2022.

“Dimana progress per 7 Juni 2020 sudah mencapai 31,10% dengan kegiatan yaitu Soil Replacement dan reklamasi,” sebutnya.

Selama masa pandemi Virus Corona tambah Prasetyadi, proyek pembangunan MNP memang tetap berjalan dengan normal, begitu juga PSN yang lainnya. Selain itu, beberapa proyek investasi internal untuk peningkatan infrastrukut masih berjalan sesuai dengan rencana, namun untuk kegiatan penambahan alat sedikit mengalami kendala dipengirimannya karena adanya kebijakan lockdown pada negara asal, tetapi diharapkan dapat segera teralisasi pada tahun ini.

Baca Juga : Hadiri Penamatan TK Sekecamatan Mawasangka, Ini Pesan Ketua TP-PKK Buteng

Secara umum Dirut Pelindo IV menegaskan, BUMN yang bergerak dibidang jasa kepelabuhanan ini tidak terdampak secara signifikan karena Perseroan fokus pada pelayanan terutama logistik yang tetap dibutuhkan oleh masyarakat di tengah pandemi.

“Karena pelayanan logistik untuk domestik tetap berjalan dan presentase-nya cukup besar dibandingkan ekspor, bahkan juga dibandingkan dengan pendapatan dari penumpang yang hanya mengambil porsi sebesar 8% dari total pendapatan perusahaan,” tukasnya. (Asm)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646