0%
logo header
Senin, 27 April 2020 14:51

Nurdin Abdullah Ajak Kepala Daerah Se-Sulsel Selamatkan Petani Ditengah Covid-19

Gubernur Sulsel, Prof. Nurdin Abdullah.
Gubernur Sulsel, Prof. Nurdin Abdullah.

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Gubernur Sulawesi Selatan Prof. Nurdin Abdullah mengajak Bupati dan Wali Kota se-Sulsel menyelamatkan petani ditengah wabah Covid-19 ini.

“Ini kan kita pengen betul-betul selamatkan para petani kita, terutama (Petani) jagung. HPP (Harga Pokok Penjualan) kita Rp 3.150, tapi harga di tingkat petani sekarang ini bisa Rp 1.300, ternyata tidak ada perubahan harga,” ungkap Nurdin Abdullah, di Gubernuran, Senin (27/04/2020).

“Makanya saya minta kepada seluruh kepala daerah betul-betul sosialisasikan kepada seluruh masyarakat, terutama yang berdampak harga jatuh dan sebagainya,” lanjutnya.

Baca Juga : Dari Lahan Terdegradasi, PLN UIP Sulawesi Ciptakan Benteng Hijau Bagi Warga Pesisir Jeneponto

Ia berharap perdagangan harus betul-betul ditata dengan baik, karena petani harus merasakan kesejahteraan.

“Saya yakin kita punya potensi untuk bisa melakukan proteksi bagi petani-petani kita, dan saya yakin Insyaallah kalau kita sudah kerja sama mungkin bagi kita mau potong rantai perdagangan itu, kasian kalau mereka terus-terus merugikan petani kita,” jelasnya.

Dia menegaskan, masalah selisih harga jagung ditengah wabah pendemi Covid-19 sangat tidak wajar.

Baca Juga : PLN UIP Sulawesi Bangun Kolaborasi Strategis Percepat Pembangunan SUTT 150 kV Punagaya – Bantaeng

“Kalau dia mengambil untung yang wajar itu nggak apa-apa, tapi kalau harga di tingkat industri Rp 3.150 masa di tingkat petani masih Rp 1.300,” tegasnya.

Menurutnya, mengenai harga sudah menjadi tugas pemerintah untuk menentukan. “Harga itu yang ditentukan oleh pemerintah. Jadi sebenarnya perlindungan sudah ada, cuman memang yang bermasalah ini rantai perdagangan yang ada di bawah,” pungkasnya. (Thamzil)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646