0%
logo header
Rabu, 12 Agustus 2020 17:54

Nurdin Abdullah Launching Mobile Combat PCR Covid-19

Nurdin Abdullah Launching Mobile Combat PCR Covid-19

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Prof. Nurdin Abdullah, melaunching penggunaan Mobile Combat PCR Covid-19, di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Rabu (12/08/2020).

Nurdin Abdullah mengatakan, hadirnya mobil ini sebagai bentuk upaya untuk melakukan tes secara massif.

“Kita udah punya pengalaman, bahwa pandemi Covid-19 ini hal yang paling penting harus kita lakukan adalah tes masif. Tracing secara masif,” ujarnya.

Baca Juga : Andi Sudirman Kabulkan Mimpi Juru Masak Rujab Gubernur yang Bekerja 50 Tahun

Dua mobil dilaunching, satu mobil dalam satu kali pemeriksaan dapat memeriksa delapan sampel dan memberikan hasil dalam waktu satu jam.

“Saya kira ini penting sekali terutama dalam rangka menentukan status apa orang-orang yang sementara dirawat. Jadi kita tidak ada alasan lagi menunggu (lama) hasil swab dari lab, kita sudah punya mobile swab,” terangnya.

Imbuhnya, alat tidak hanya terbatas pada Covid-19, tetapi bisa melakukan pemeriksaan HIV-Aids, tes narkoba dan sebagainya. Ini merupakan upaya untuk melindungi masyarakat kita.

Baca Juga : Gubernur Sulsel – BPIP Komitmen Penguatan Ideologi Pancasila

“Harapan saya adalah ini digunakan secara maksimal. Walaupun baru dua, mudah-mudahan kita dapat bantuan dari pemerintah pusat, kita bisa nambah sehingga daerah-daerah terjauh kita akan sumbang,” jelasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Ichsan Mustari, menambahkan, mobil ini diadakan oleh Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sulsel.

“Kami dari Satgas juga telah menyiapkan tenaga di setiap mobil, ada lima orang. Mulai drivernya, kaptennya dan tiga petugas lab yang akan bekerja di dalam mobil PCR itu,” paparnya.

Baca Juga : Gubernur Sulsel Silaturahmi Bersama Persatuan Umat Buddha Indonesia

Harga pengadaan satu mobil Rp 3,5 miliar.

“Jadi rencana seperti Pak Gubernur sampaikan bahwa akan dioperasikan penanganan di RS yang gawat darurat dan satu diarahkan ke kabupaten untuk dilakukan pemeriksaan swab di sana,” pungkasnya. (Latif)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646