0%
logo header
Selasa, 29 September 2026 10:13

OJK Bersama Kemendikdasmen Perkuat Literasi Keuangan Syariah Lingkup Satuan Pendidikan

Chaerani
Editor : Chaerani
Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Dicky Kartikoyono bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Abdul Mu’ti (kiri ke kanan) usai melakukan penandatanganan kerjasama dalam memperkuat literasi keuangan di lingkungan pendidikan yang berlangsung di Puncak ISFO 2026, di Aula Kemendikdasmen, Jakarta, belum lama ini. (Dok. Otoritas Jasa Keuangan)
Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Dicky Kartikoyono bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Abdul Mu’ti (kiri ke kanan) usai melakukan penandatanganan kerjasama dalam memperkuat literasi keuangan di lingkungan pendidikan yang berlangsung di Puncak ISFO 2026, di Aula Kemendikdasmen, Jakarta, belum lama ini. (Dok. Otoritas Jasa Keuangan)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, JAKARTA — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berkolaborasi bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Republik Indonesia dalam upaya memperkuat literasi keuangan, khususnya keuangan syariah di lingkungan satuan pendidikan.

Kerjasama ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerjasama yang dilakukan Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Dicky Kartikoyono bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Abdul Mu’ti.

Penandatangan kerjasama ini berlangsung dalam rangkaian Puncak Indonesia Sharia Forum Olympiad (ISFO) 2026 bertajuk “Learn, Innovate, Elevate”, yang digelar di Aula Kemendikdasmen, Jakarta.

Baca Juga : Perkuat Fungsi Lembaga, Komisi Yudisial Dorong Hakim Berintegritas dan Independen

“Kolaborasi ini diharapkan menjadi landasan untuk semakin memperkuat koordinasi dan sinkronisasi kebijakan maupun program, khususnya dalam pengembangan pendidikan dan literasi keuangan, termasuk keuangan syariah, di lingkungan satuan pendidikan,” harap Dicky Kartikoyono, dalam keterangannya, kemarin.

Lebih lanjut, OJK telah menyusun Bahan Ajar Literasi Finansial Fase E dan F bersama dengan pemangku kepentingan terkait sebagai upaya mendukung Panduan Pendidikan Literasi Finansial yang diterbitkan oleh Kemendikdasmen pada tahun 2024 atau sebelumnya Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Bahan ajar ini mengintegrasikan kompetensi literasi finansial ke dalam pendidikan formal melalui pembelajaran intrakurikuler (Matematika dan Ekonomi) dan kegiatan kokurikuler, serta telah dikurasi dan tersedia di platform Rumah Pendidikan Kemendikdasmen.

Baca Juga : Ubah Limbah Ternak Jadi Energi Bersih, Kampung Energi Mandiri Saukang PLN UID Sulselrabar Raih Silver CSR dan PDB Awards 2026

Dicky berharap, bahan ajar ini dapat membantu tenaga pendidik menyampaikan materi literasi keuangan yang relevan dan aplikatif sehingga menjadi bekal pelajar dalam mengambil keputusan keuangan saat ini dan di masa depan.

Sebelumnya, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Abdul Mu’ti menyampaikan, bahwa Indonesia memiliki modal sosial yang sangat besar berupa generasi muda muslim yang berpendidikan, kreatif, serta produktif.

“Indonesia memiliki modal sosial yang sangat besar berupa kelompok generasi muda Muslim yang berpendidikan, kreatif, produktif, dermawan, serta memiliki idealisme yang kuat. Potensi inilah yang akan menjadi penggerak utama perkembangan ekonomi syariah Indonesia di masa depan,” katanya.

Baca Juga : Gema Sound System LAZ Hadji Kalla Kembali Beri Bantuan 90 Masjid dan 30 Pesantren

Menurutnya, ekonomi syariah bukanlah tentang akumulasi kekayaan pada segelintir orang, melainkan tentang distribusi manfaat ekonomi yang dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Namun, terdapat salah satu tantangan besar yang dihadapi ke depan yaitu memperluas inklusi ekonomi syariah kepada seluruh lapisan masyarakat.

Ia pun mengajak generasi muda untuk terus belajar, berkreasi, serta mengembangkan diri. Dirinya juga berharap generasi muda agar mampu mengelola keuangan dengan bijak, membangun usaha yang produktif, dan menjadi generasi yang mampu menciptakan nilai tambah bagi bangsa dan negara.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646