0%
logo header
Rabu, 17 Juni 2026 11:50

OJK Sulselbar Dorong Siswa-siswi Sekolah Dasar Rencanakan Keuangan Secara Bijak Sejak Dini

Chaerani
Editor : Chaerani
OJK Sulselbar saat melaksanakan kegiatan edukasi keuangan di SD Inpres Ngapaboa, Kabupaten Mamuju Tengah, belum lama ini. (Dok. OJK Sulselbar)
OJK Sulselbar saat melaksanakan kegiatan edukasi keuangan di SD Inpres Ngapaboa, Kabupaten Mamuju Tengah, belum lama ini. (Dok. OJK Sulselbar)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAMUJU — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulselbar mengambil peran secara serius dalam mendorong literasi dan inklusi keuangan sejak dini melalui siswa-siswi di lingkup sekolah dasar.

Hal ini dilakukan dengan melaksanakan edukasi keuangan di SD Inpres Ngapaboa, Kabupaten Mamuju Tengah. Kegiatan ini menjadi salah satu kegiatan dari tiga kegiatan literasi keuangan yang digelar OJK Sulselbar di wilayah Sulawesi Barat.

Pada pertemuan kali ini diikuti sekitar 100 siswa dengan memberikan edukasi melalui metode yang interaktif dan mudah dipahami.

Baca Juga : Kuasa Hukum Tegaskan Sengketa Lahan Pasar Pagi Tambora Inkrah

“Kami melaksanakan kegiatan ini dengan mengenalkan konsep dasar pengelolaan keuangan, pentingnya menabung, serta kemampuan membedakan antara kebutuhan dan keinginan sejak usia dini,” terang Kepala OJK Sulselbar, Moch Muchlasin, dalam keterangannya, kemarin.

Selain itu, merupakan komitmen OJK dalam membentuk generasi muda yang dimulai sejak usia dini. Sehingga terbentuk generasi yang cakap finansial, mampu mengelola keuangan secara bijak, serta memanfaatkan produk dan layanan jasa keuangan secara aman dan bertanggung jawab.

“Edukasi keuangan juga diarahkan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai risiko kejahatan keuangan, termasuk penipuan digital, pinjaman online ilegal, dan investasi ilegal,” terangnya.

Baca Juga : Bawa Tujuh Sapta Mulia, Kota Makassar Pamer Inovasi Unggulan di APEKSI 2026

Sebelumnya, sebagai bentuk komitmen OJK Sulselbar memperkuat edukasi sektor jasa keuangan ke masyarakat, pihaknya secara intens melaksanakan berbagai kegiatan. Sejak Januari hingga April 2026, OJK Sulselbar telah melaksanakan 137 kegiatan edukasi keuangan yang dilaksanakan secara langsung (tatap muka) maupun melalui kanal digital.

Dari program-program edukasi tersebut berhasil menyasar peserta edukasi sebanyak 1.607.348 orang.

“Dalam kegiatan edukasi keuangan ini kami pun melibatkan peserta dari berbagai latar belakang yang ada di kabupaten dan kota di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat,” kata Muchlasin.

Baca Juga : Tingkatkan Mutu Pendidikan, Bupati Buton Tengah Temui Jajaran Kemendikdasmen

Latar belakang peserta terdiri dari unsur perempuan, pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) pada sejumlah sub sektor seperti pertanian, peternakan dan lainnya. Termasuk juga pada kelompok mahasiswa, pelajar, disabilitas, hingga kelompok prioritas lainnya.

Tak hanya itu program edukasi keuangan yang dilakukan juga melalui kolaborasi bersama Industri Jasa Keuangan (IJK) dan pemerintah daerah serta lembaga penegak hukum yang dijalin secara optimal. Sehingga informasi dan pemahaman masyarakat mengenai produk serta layanan keuangan menjadi lebih luas dan meningkat.

“Dengan masifnya program edukasi keuangan yang kita laksanakan diharapkan mampu menciptakan masyarakat yang cerdas secara finansial, mandiri secara ekonomi, dan mampu mengambil keputusan keuangan yang bijak,” harap Muchlasin.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646