REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Kelompok disabilitas menjadi salah satu segmen prioritas dalam sasaran pemberian literasi dan inklusi keuangan, termasuk di sektor syariah yang konsisten dilakukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Di Sulawesi Selatan, OJK Sulselbar mengagas Program Edukasi Keuangan bagi Disabilitas. Kegiatan yang masuk dalam rangkaian Gerakan Nasional Literasi Keuangan Syariah (Gerak Syariah) ini dilaksanakan di lembaga pendidikan Sekolah Luar Biasa (SLB) A Yayasan YPKCNI Sulawesi Selatan, di Makassar.
Kepala OJK Sulselbar, Moch Muchlasin menyampaikan bahwa peningkatan literasi keuangan harus menjangkau seluruh kelompok masyarakat, termasuk disabilitas.
Baca Juga : Kuasa Hukum Tegaskan Sengketa Lahan Pasar Pagi Tambora Inkrah
“Setiap individu berhak memiliki kesempatan yang sama untuk memahami dan mengelola keuangannya dengan baik,” terangnya, dalam pertemuan, kemarin.
Melalui kegiatan ini, OJK ingin memastikan bahwa kelompok disabilitas juga mendapatkan akses pengetahuan keuangan yang memadai sehingga dapat lebih mandiri dan percaya diri dalam merencanakan keuangan.
Dalam pertemuan tersebut, pada peserta diberikan materi pengenalan mengenai peran dan fungsi OJK, serta pentingnya menabung. Penyampaian materi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai lembaga yang mengatur dan mengawasi sektor jasa keuangan, menumbuhkan kebiasaan menabung sejak dini, serta meningkatkan pemahaman para penyandang disabilitas agar lebih percaya diri dalam mengakses layanan keuangan formal.
Baca Juga : Bawa Tujuh Sapta Mulia, Kota Makassar Pamer Inovasi Unggulan di APEKSI 2026
Metode penyampaian edukasi dibuat lebih atraktif, sederhana, dan mudah dipahami peserta sehingga materi yang disampaikan dapat diterima dengan lebih mudah.
Tak hanya itu, dalam kesempatan tersebut OJK Sulselbar menyerahkan santunan kepada para pelajar disabilitas kurang mampu, serta yayasan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap kegiatan pendidikan dan pembinaan bagi anak-anak disabilitas.
Dalam edukasi ini diikuti sekitar 48 peserta dari SLB tuna grahita, panti cacat netra, dan pengurus Yayasan YPKCNI Sulawesi Selatan. Kegiatan ini juga merupakan hasil kolaborasi dengan organisasi internal pegawai OJK yaitu Kerohanian Islam OJK serta bagian dari program budaya kerja OJK Berbagi di Kantor OJK Sulselbar.
Baca Juga : Tingkatkan Mutu Pendidikan, Bupati Buton Tengah Temui Jajaran Kemendikdasmen
Kolaborasi ini menjadi wujud nyata semangat kepedulian sosial insan OJK untuk berbagi kepada sesama, khususnya kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian lebih.
