OPINI: Aksi Untuk Pelestarian Lingkungan Negeriku

  • Bagikan

Oleh: Hasan Saliwu (Mahasiswa Jurusan Ilmu Politik Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, — Indonesia merupakan suatu Negara yang memiliki kekayaan alam yang berlimpa ruah, Negara yang dikelilingi oleh lautan dan hutan yang sangat indah serta kaya akan sumber daya alamnya (SDA) kini menarik perhatian bagi khayalak orang banyak baik dari dalam Negri maupun dari luar Negri.

Indonesia sebagai Negara yang kaya akan sumber daya alamnya perlu adanya suatu upaya yang sadar dalam menjaga, merawat serta melestarikannya. Dengan tujuan untuk melahirkan suatu polah hidup yang baik dan berkelanjutan diatas dasar intelektual (Pendidikan) yang kemudian direalisasikanya demi terwujudnya suatu keadilan dan kesejahteraan hidup bangsa dan Negara. Keanekeragaman hayati merupakan sumber daya yang penting bagi pembangunan bangsa dan negara. Untuk menekan laju penurunan kualitas kehidupan, maka upaya konservasi keanekaragaman hayati perlu dilakukan secara serius oleh pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat. Peran serta masyarakat untuk mempertahankan keanekaragaman hayati sangat dibutuhkan. Salah satu hal yang dapat dipertahankan adalah kearifan tradisional dari tiap-tiap masayarakat di Indonesia ini. Dari sisi lingkungan hidup keberadaan kearifan tradisional sangat menguntungkan karena secara langsung atau pun tidak langsung sangat membantu dalam memelihara lingkungan serta mencegah terjadinya kerusakan lingkungan.

Sebab dalam melihat wajah indonesia dewasa ini, dari segi kekayaan hayati. Telah menuai suatu persoalan yang sangat memprihatinkan terkait soal kerusakan lingkungan. Hal ini kemudian disebabkan oleh ulah tangan manusia yang tidak bertanggung jawab atau dapat juga kita katakan bahwa kerusakan ekosistem disebabkan oleh ambisi manusia untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka, sehingga berakibat fatal dan berdampak negatif pada alam dan sosial.

Alam dieksploitasi secara besar besaran yang tidak memikirkan dampak kerusakan alam dan kemelaratan masyarakat secara berkelanjutan, dengan demikian menandakan suatu kegagalan Negara dalam menciptakan kesejahteraan dan keadilan. Maka dengan melihat kondisi Negara yang kurang sehat seperti apa yang telah terurai diatas. Perlu adanya peran pemerintah yang sesuai dengan Undang Undang (UU) tentang penjagaan dan pelestarian lingkunagan yang berkelanjutan dan penyadaran masyarakat melalui pendidikan untuk menjaga kelastarian lingkungan Negara agar mencapai keadilan, kesejahteraan dan keharmonisasian hidup. Definisi lingkungan adalah kesatuan ruang dengan semua benda, daya keadaan, dan makhluk hidup, termaksud di dalamnya manusia dan perilakunya. Pengelolaan hidup adalah upaya terpadu dalam pemanfaatan, penataan, pengawasan, pemulihan,pengontrolan dan pengembangan lingkungan hidup. Hal lainya kita mesti melihat dari sisi moral yang dikenal umum selama ini dalam kaitannya dengan lingkungan hidup dan refleksi kritis tentang cara pandang manusia tentang manusia, alam, dan hubungan antara manusia dan alam serta perilaku yang bersumber dari cara pandang ini.

Dari refleksi kritis ini lalu ditawarkan cara pandang dan perilaku baru yang dianggap lebih tepat dalam kerangka menyelamatkan krisis lingkungan hidup dari perspektif masyarakat, yakni meng¬gali dan mengeksplorasi etika lingkungan hidup yang secara potensial termuat dalam kehidupan masyarakat. Etika lingkungan dalam suatu masyarakat tertentu sangat berpengaruh pada kepribadian masyarakat dan pola hidup. Adapun tujuan dari pengelolaan lingkungan hidup yang baik ialah.

Mencapai keselarasan dan kelestarian hubungan manusia dan alam atau lingkungan hidup sebagai tujuan membangun hidup yang berkualitas.dilain sisinya tujuan dari pemanfaatan lingkungan hidup iala mewujudkan manusia sebagai pembinaan lingkungan hidup yang berwawasan lingkungan untuk kepentingan generasi sekarang dan generasi kedepanya. Menurut pendapat dari Ahmad (1987:3), lingkungan hidup merupakan sistem kehidupan di mana terdapat campur tangan manusia terhadap tatanan ekosistem.

Oleh karena itu untuk melakukan suatu penjagaan lingkungan dengan baik, baik ditingkat Lokal atau Nasional.

Pemerintah harus menjalankan UU No. 32 Tahun 2009. “Tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup”. Seluruh kegiatannya harus dilandasi tiga pilar pembangunan secara seimbang, yaitu menguntungkan secara ekonomi, diterima secara sosial, dan ramah lingkungan. Prinsip tersebut harus dijabarkan dalam bentuk instrumen kebijakan dan peraturan perundangan lingkungan yang dapat mendorong investasi pembangunan jangka menengah di seluruh sektor dan bidang yang terkait dengan sasaran pembangunan sumber daya alam dan lingkungan hidup.

Untuk menciptakan kualitas hidup, keterjagaan alam sebagai dasar keseimbangan dan kesinambungan, pemerintah harus mengaktulisasikan kebijakan secara konsisten. mengenai pelestarian lingkungan, negara secara umum sesuai dengan kondisi lokal disetiap daerah akan memberikan dampak yang signifikan dalam pengembangan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat yang berkeadilan sesuai dengan nilai nilai panca sila sebagai dasar falsafah sebuah bangsa dan Negara.

  • Bagikan