0%
logo header
Senin, 19 Oktober 2020 17:28

Pembangunan Rest Area dan Bandara Jadi Kado HUT Sulsel Ke-351 Tahun

Pembangunan Rest Area dan Bandara Jadi Kado HUT Sulsel Ke-351 Tahun

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Gubernur Sulawesi Selatan Prof. Nurdin Abdullah, menyampaikan kado spesial HUT Sulsel Ke-351 yakni pembangunan Rest Area Kabupaten Sidrap, Kabupaten Jeneponto dan Bandara Toraja. Selain itu, ada pula subsidi transportasi udara untuk jalur ke Bandara Buntuk Kunik Toraja, Bandara Bua Luwu, dan Bandara H. Aroepala.

“Saya atas nama pemerintah provinsi ingin menyampaikan beberapa kado hari jadi antara lain Rest Area di Kabupaten Jeneponto dan Kabupaten Sidrap serta kado subsidi transportasi udara untuk jalur ke Bandara Buntu Kunik Toraja, Bandara Bua Luwu dan Bandara H. Aroepala Selayar. Kado lainnya, telah selesainya pembangunan bandara Buntu Kunik Toraja,” ungkapnya, di Gedung Paripurna DPRD Sulsel, pada Senin, (19/10/2020).

Untuk mendukung pembangunan merata sampai di tingkat kabupaten, Pemprov Sulsel memberikan bantuan keuangan daerah bawahan sebanyak Rp 600 miliar lebih. Potensi APBD yang ada selain dilaksanakan oleh pemerintah provinsi, pada bagian lain juga menempuh kebijakan bantuan keuangan kepada pemerintah kabupaten kota untuk menjaga keseimbangan fiskal dan mendorong akselerasi pembangunan antar seluruh wilayah di Sulsel.

“Pemerintah provinsi yang merupakan perpanjangan tangan pemerintah pusat yang ada di daerah, berkewajiban untuk memberikan bantuan keuangan yang bersifat khusus kepada pemerintah daerah dengan alokasi saat ini sekitar Rp 600 miliar lebih,” jelasnya.

Menurut dia, hal tersebut dilakukan mengingat kondisi dana transfer dari pemerintah pusat yang mengalami pemotongan alokasi, termasuk dihapusnya beberapa kegiatan yang bersumber dari DAK. Sehingga, sangat menyulitkan daerah untuk mendorong sektor konstruksi.

“Seluruh anggaran dua tahun terakhir ini betul-betul dinikmati oleh masyarakat Sulawesi Selatan. Sejak awal pandemi, kami telah mendorong dengan maksimal berbagai kegiatan infrastruktur yang bersumber dari APBD. Namun sangat dipahami bahwa refocusing dan realokasi anggaran menjadi kewajiban kita semua, bukan saja pemerintah daerah akan tetapi pemerintah pusat juga melakukan hal yang sama,” tutupnya.

Sebelumnya, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Bandara Buntu Kunik di Tana Toraja, Sulawesi Selatan (Sulsel) segera diresmikan. Peresmian bandara ini diharapkan dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Pertama saya mengecek langsung persiapan peresmian Bandara Buntu Kunik, dalam waktu dekat Menteri Perhubungan juga akan datang melihat langsung kondisi bandara yang saat ini melayani 4 kali penerbangan setiap minggunya. Kita harapkan ke depannya penerbangan sudah bisa setiap hari,” kata Nurdin Abdullah.

Dalam kunjungannya, Gubernur Sulsel juga mendatangi Bua Rest Area. Pembangunan rest area ini diharapkan dapat memberikan pelayanan terbaik bagi turis mancanegara maupun domestik.

“Kemudian saya meninjau progres pembangunan jalan yang menghubungkan Toraja Utara dan Luwu, yaitu wilayah Rantepao, Bastem dan Bua yang selama ini terisolir, kita berharap pada tahun 2021 proyek jalan ini akan tuntas,” sambung Nurdin Abdullah.

Tidak hanya itu, Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Prof HM Nurdin Abdullah, juga melakukan peninjauan ke lokasi pembangunan rest area Jeneponto di Borong sebelumn Desa Karama, Kelurahan Benteng, Kecamatan Bangkala. Adapun luas lahan sekitar 3,5 hektare.

Untuk tahap pertama dibangun Gedung Produk Rakyat (Michino Eki) yang merupakan etalase produk pertanian, peternakan, perikanan dan lainnya, ruang informasi wisata, fasilitas toilet, mushalla dan foodcourt. Pembangunan rest area juga salah satu program penting pembangunan Sulsel di bawah kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur. Ini dilakukan untuk melahirkan kawasan-kawasan ekonomi baru.

Pembangunan rest area di beberapa titik, yang mana rest berkonsep Michi-no-Eki, pemerintah membangun supermarket yang dikelola oleh kelompok masyarakat untuk dapat menjajakan hasil-hasil pertanian.

Gubernur menyebutkan, tahun ini sedang dibangun rest area selain di Jeneponto juga di Kabupaten Sidrap. Keduanya ditargetkan rampung Desember tahun ini.

“Dua rest area ini selain singgah isterahat, salat dan makan, tentu ekonomi masyarakat tumbuh dengan baik, UMKM dan UKM,” ujarnya. (Thamzil)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646