0%
logo header
Kamis, 07 September 2023 17:53

Pertama di Makassar, 24 RS Terkemuka Asal Malaysia Kenalkan Layanan Kesehatan di MHExpo

Chaerani
Editor : Chaerani
Salah satu pengunjung saat mencari informasi layanan kesehatan di salah satu tenant rumah sakit yang hadir di MHExpo 2023 Makassar, yang berlangsung di Atrium TSM Makassar. Pameran rumah sakit dari Malaysia ini akan hadir selama empat hari atau sejak 7 hingga 10 September 2023. (Chaerani/Republiknews.co.id)
Salah satu pengunjung saat mencari informasi layanan kesehatan di salah satu tenant rumah sakit yang hadir di MHExpo 2023 Makassar, yang berlangsung di Atrium TSM Makassar. Pameran rumah sakit dari Malaysia ini akan hadir selama empat hari atau sejak 7 hingga 10 September 2023. (Chaerani/Republiknews.co.id)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Makassar menjadi salah satu kota pilihan pagelaran MHExpo 2023 atau Pameran Rumah Sakit Dari Malaysia di Indonesia.

Kegiatan yang digelar Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC) ini berlangsung di Atrium Trans Studio Mall (TSM) Makassar mulai 7 hingga 10 September 2023 mendatang.

Di MHExpo 2023 ini pun hadiri 24 rumah sakit berskala internasional yang ada di Malaysia. Seperti dari Kota Kuala Lumpur hadir Institut Jantung Negara (IJN), Cardiac Vascular Sentral Kuala Kuala Lumpur (CVSKL), Gleneagles Kuala Lumpur, Hospital Pusrawi, Price Court Medical Center, Optimax Eye Specialist, dan Oasis Eye Specialist.

Baca Juga : Indonesia Ajak Negara Asia-Afrika Jadi Mitra Dialog Global

Kemudian dari Kota Selangor hadir Alpha IVF & Woman’s Specialist, Avisena Healthcare, Beacon Hospital, Thomson Hospital Kota Damansara & TMC Fertility, KPJ Healthcare Berhad, MSU Medical Center, Ramsay Sime Darby Health Care, Sunway Healthcare, dan Top Vision Eye Specialist Center.

Di wilayah Kota Penang hadir Gleneagles Hospital, Island Hospital, Loh Guan Lye Specialist Center, Penang Adventist Hospital, Metro IVF, Genesis IVF, dan Therapedic Medical Center. Sementara dari Kota Melaka hadir rumah sakit Mahkota Medical Center.

Direktur MHTC Indonesia Farah Delah mengatakan, pemilihan rumah sakit tersebut tentunya dengan melihat keunggulan baik dari sisi layanan kesehatan yang disiapkan, teknologi kesehatan yang digunakan, maupun tenaga kesehatan berkualitas.

Baca Juga : Peringatan HUT BHP Ke-399, Liberti Sitinjak: Momen Refleksi Kinerja

“Di Malaysia itu ada sekitar 200 rumah sakit, sementara di bawah Malaysia Healthcare ada 97 rumah sakit termasuk yang hadir pada pameran ini. Ini menjadi pilihan karena memang terbaik,” katanya di sela-sela kegiatan, Kamis (07/09/2023).

Farah mengungkapkan, Makassar menjadi kota pilihan penyelenggaraan pameran tersebut sebab permintaan informasi berobat ke Malaysia cukup besar dari kota ini.

“Makassar adalah salah satu kota di Indonesia yang paling ramai permintaan untuk informasi berobat ke Malaysia. Makanya MHExpo tahun ini kami hadirkan untuk masyarakat Makassar, sehingga bisa menjawab permintaan mereka,” terangnya.

Baca Juga : Di Gowa, Rangga Ingatkan Warga Bersama Kawal Pembangunan

MHExpo 2023 sendiri telah berlangsung di empat kota yakni, Jakarta, Surabaya, dan Bandung. Sementara Makassar menjadi kota terakhir pelaksanaannya di periode 2023 ini.

“Kita akan teruskan acara ini ke kota yang lain karena di Indonesia itu ada banyak daerah. Tapi memang kita akan ke kota yang memang dianggap memerlukan dan banyak permintaannya. Seperti Makassar ini,” tegas Farah.

Dirinya menekankan, pada kegiatan ini pihaknya hanya melakukan pengenalan informasi layanan kesehatan yang masing-masing di tawarkan rumah sakit kelas internasional tersebut. Sehingga, tidak diberlakukan penjualan produk layanan yang bersifat transaksi.

Baca Juga : Liberti Sitinjak Ajak Pegawai Kemenkumham Sulsel Implementasikan Nilai Pancasila dalam Kinerja

“Kami hanya murni memperkenalkan layanan kesehatan yang dimiliki masing-masing rumah sakit yang terlibat. Karena kita ingin masyarakat yang menjadikan rumah sakit di Malaysia sebagai pilihan kedua pengobatannya itu betul-betul menemukan rumah sakit yang sesuai,” tegas Farah lagi.

Ia menyebutkan, animo masyarakat Indonesia, khususnya di Makassar cukup besar untuk berobat di Malaysia. Amino ini tentunya karena jarak antar Indonesia dan Malaysia cukup dekat, belum lagi harga pengobatan yang ditawarkan cukup terjamin.

Secara data yang ada, MHTC mencatat warga Indonesia yang pernah berobat di Malaysia mengalami peningkatan setiap tahunnya. Misalnya di 2019 atau sebelum pandemi Covid-19 tercatat sebanyak 670 ribu pasien dari Indonesia berobat di negara berjuluk Negeri Jiran itu.

Baca Juga : Liberti Sitinjak Ajak Pegawai Kemenkumham Sulsel Implementasikan Nilai Pancasila dalam Kinerja

Kemudian pasca pandemi Covid-19 atau pada 2022 lalu tercatat 370 ribu. Hal ini tentunya disebabkan karena adanya transisi dari pelonggaran aktivitas pasca pemberlakuan pembatasan atau lockdwon di Malaysia. Selanjutnya, berdasarkan data terakhir di 2023 sebanyak 500 ribu warga Indonesia berobat di Malaysia.

“Dari Indonesia itu paling banyak yang berobat pada penyakit jantung, kanker, ortopedi dan medical check up. Termasuk program bayi tabung yang juga semakin hari semakin banyak permintaannya, terutama di Jakarta dan Surabaya,” katanya.

Sementara, Perwakilan MHTC Indonesia Renata Devita mengatakan, selama empat hari pelaksanaan ada beragam paket pelayanan kesehatan yang akan di tawarkan dari rumah sakit yang terlibat. Mulai dari diskon 50 persen, hingga penawaran lainnya.

Baca Juga : Liberti Sitinjak Ajak Pegawai Kemenkumham Sulsel Implementasikan Nilai Pancasila dalam Kinerja

“Tujuan dari kegiatan kami ini supaya masyarakat di Makassar yang mungkin membutuhkan pelayanan kesehatan bisa langsung melihat penawaran dari kami, dan juga bisa mengenal lebih mendalam lagi. Sehingga kita bisa memberikan rekomendasi yang sesuai,” katanya.

Salah satu pengunjung MHExpo 2023 Makassar Desi Rusli mengaku sangat menyambut baik pameran ini. Sebab, dari kegiatan ini banyak referensi yang didapatkan terkait layanan-layanan kesehatan yang ada di Malaysia.

“Sangat bagus karena ini menjadi kebutuhan masyarakat, dan kita bisa mencari informasi terkait profil-profil dokter yang ada, alat-alat kesehatannya, terutama harganya,” ungkapnya singkat.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646