0%
logo header
Sabtu, 11 Mei 2024 15:41

Pintar Ngaji Sebagai Syarat Baru Dalam Seleksi Jabatan di Kutai Kartanegara

M. Imran Syam
Editor : M. Imran Syam
Bupati Kukar Edi Damansyah, memberikan sambutan saat mengikuti Salat Tarwih berjamaah di Masjid Nur Hidayah, Kelurahan Mangkurawang, Kecamatan Tenggarong, Sabtu (23/03/2024). (Istimewa)
Bupati Kukar Edi Damansyah, memberikan sambutan saat mengikuti Salat Tarwih berjamaah di Masjid Nur Hidayah, Kelurahan Mangkurawang, Kecamatan Tenggarong, Sabtu (23/03/2024). (Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, KUTAI KARTANEGARA — Sabtu pagi (11/05/2024), menjadi momen bersejarah bagi Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) ketika Bupati Edi Damansyah dan Tim Safari Subuh melaksanakan kunjungan ke-247 ke Pemerintah Kabupaten Kukar. Destinasi kali ini adalah Langgar Ar Rahman di RT. 3, Kecamatan Kembang Janggut.

Selain mempererat hubungan dengan masyarakat setempat, kunjungan ini juga diwarnai dengan serangkaian penyerahan bantuan. Bupati Edi Damansyah secara simbolis menyerahkan 5 Rol Ambal, 1 Warles, 20 Mukena, 10 Al-Qur’an, 10 Iqra, dan 10 Yasin kepada H. Musrin Marbot, yang merupakan sosok kunci dalam pengelolaan Langgar Ar Rahman.

Dalam sambutannya, Bupati Edi tidak lupa mengucapkan terima kasih atas dedikasi H. Musrin dan semua takmir langgar yang telah mewakafkan waktunya untuk mengurus rumah ibadah tersebut.

Baca Juga : Upacara Harkitnas ke-116 di Kukar, Bupati Edi Gelorakan Semangat Kebangsaan

“Mengurus rumah ibadah bukanlah sekadar tugas, tapi panggilan hati yang memerlukan kesadaran tinggi,” ujarnya penuh apresiasi.

Edi juga menegaskan pentingnya Langgar Ar Rahman sebagai tempat pembelajaran agama, bukan hanya untuk ibadah wajib, tetapi juga untuk kegiatan belajar Al-Qur’an. Ini sejalan dengan fokus program Kukar Idaman yang menekankan pada pengembangan sumber daya manusia yang berakhlak mulia, unggul, dan berbudaya.

“Kunci bagi pengembangan sumber daya manusia yang berakhlak mulia adalah pendidikan, baik formal maupun non-formal, termasuk pengajian di masjid maupun pondok pesantren,” tegas Edi.

Baca Juga : Ribuan Warga Kukar Larut dalam Shalawat, Festival Islami Sukses Digelar

Lebih menarik lagi, Edi mengumumkan bahwa mengaji akan menjadi salah satu syarat dalam seleksi jabatan di Kutai Kartanegara.

“Calon pejabat akan diuji kemampuan mengajinya, dari tingkat Iqro hingga Al-Qur’an. Yang terpenting adalah semangat belajar, tanpa perlu malu jika masih pada tingkat awal,” tambahnya.

Acara berlangsung meriah dengan tausiyah dan doa dari Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama, KH Harun Nur Rasyid, semakin memperkuat semangat kebersamaan dan toleransi antarumat beragama di Kukar. (ADV/Prokom Kukar)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646