REPUBLIKNEWS.CO.ID, BULUKUMBA — Sebanyak 634 pelajar SMP Negeri 40 Bulukumba mendapat edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika. Pesan untuk menjauhi narkoba disampaikan melalui sosialisasi yang digelar Satuan Reserse Narkoba Polres Bulukumba bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) serta Gerakan Anti Narkotika Nasional (GANN) Kabupaten Bulukumba.
Mengusung tema “Bersinergi Melawan Narkoba, Selamatkan Generasi Muda Bulukumba”, kegiatan berlangsung di SMP Negeri 40 Bulukumba, Desa Bontomanai, Kecamatan Rilau Ale, Kamis (10/09/2026).
Kegiatan tersebut menjadi ruang edukasi bagi para pelajar untuk mengenali lebih jauh bahaya narkotika sekaligus membangun kesadaran sejak dini agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.
Baca Juga : Polres Bulukumba Turunkan Personel ke SPBU, Antisipasi Antrean dan Kemacetan
Sosialisasi juga dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Kasat Res Narkoba Polres Bulukumba AKP Salehuddin hadir sebagai salah satu pemateri.
Di hadapan para siswa, ia menjelaskan mengenai pengertian narkotika, jenis-jenis narkotika yang sering disalahgunakan serta dampak yang dapat ditimbulkan terhadap kesehatan dan kehidupan seseorang.
Menurut AKP Salehuddin, narkotika merupakan zat atau obat yang dapat menyebabkan perubahan kesadaran, menghilangkan rasa nyeri hingga menimbulkan ketergantungan.
Baca Juga : Patmor Polres Bulukumba Turun Atur Lalu Lintas di SPBU, Cegah Kemacetan
Para siswa diperkenalkan dengan sejumlah jenis narkotika yang sering disalahgunakan, di antaranya sabu, ganja, tembakau gorila, heroin dan kokain.
“Penyalahgunaan narkotika dapat memberikan dampak yang sangat serius, bukan hanya terhadap kesehatan fisik, tetapi juga terhadap kondisi mental, psikologis, pendidikan dan masa depan generasi muda,” jelas AKP Salehuddin.
Pelajar Diajak Waspadai Dampak Narkoba
Dalam pemaparannya, AKP Salehuddin menerangkan bahwa dampak penyalahgunaan narkotika dapat menyerang berbagai aspek kehidupan.
Baca Juga : Cegah Karhutla dan Kejahatan Malam Hari, Polisi Sisir Kebun Warga di Bulukumba
Dari sisi kesehatan, penyalahgunaan narkotika dapat menyebabkan kerusakan otak, gangguan jantung dan pembuluh darah, kerusakan hati dan ginjal hingga menurunkan daya tahan tubuh.
Sementara dari sisi mental dan psikologis, narkotika dapat memicu depresi, kecemasan, halusinasi, psikosis hingga ketergantungan atau adiksi yang membuat seseorang sulit menghentikan kebiasaannya.
Karena itu, pencegahan dinilai perlu dilakukan sedini mungkin, terutama dengan membangun kesadaran para pelajar mengenai pentingnya memilih lingkungan yang sehat.
Baca Juga : Pocil Zona V Unjuk Aksi di Bulukumba, Kapolres: Tanamkan Disiplin dan Tertib Lalu Lintas Sejak Dini
“Pencegahan harus dilakukan sejak dini. Pelajar harus berani mengatakan tidak terhadap narkoba, memilih lingkungan pergaulan yang positif, memperkuat komunikasi dengan keluarga serta meningkatkan keimanan dan karakter,” pesannya.
Tak hanya melalui pemaparan materi, para siswa juga diperlihatkan gambar dan video edukasi mengenai penyalahgunaan serta upaya pencegahan narkotika.
Materi visual tersebut membuat edukasi berlangsung lebih interaktif. Para pelajar dapat melihat gambaran mengenai risiko dan dampak buruk narkoba sekaligus memahami pentingnya menjauhi lingkungan yang dapat mendorong penyalahgunaan narkotika.
Baca Juga : Pocil Zona V Unjuk Aksi di Bulukumba, Kapolres: Tanamkan Disiplin dan Tertib Lalu Lintas Sejak Dini
Antusiasme siswa semakin terlihat saat sesi tanya jawab. Sejumlah pelajar aktif mengajukan pertanyaan kepada pemateri mengenai bahaya narkotika serta langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah diri dari penyalahgunaan narkoba.
Sinergi Selamatkan Generasi Muda
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Kesbangpol Kabupaten Bulukumba Ahmad Arfan, Kepala SMP Negeri 40 Bulukumba Akbar, Ketua DPC GANN Bulukumba Rosmaniar Raja Muly, para guru serta seluruh 634 siswa SMP Negeri 40 Bulukumba.
Selain memberikan edukasi, kegiatan juga dirangkaikan dengan pemberian sertifikat penghargaan kepada para pemenang lomba Duta Anti Narkoba.
Baca Juga : Pocil Zona V Unjuk Aksi di Bulukumba, Kapolres: Tanamkan Disiplin dan Tertib Lalu Lintas Sejak Dini
Pemberian penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi generasi muda agar ikut mengambil peran dalam mengampanyekan bahaya narkotika dan menjadi pelopor pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan masing-masing.
Sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, organisasi masyarakat dan pihak sekolah menjadi bagian penting dalam membangun benteng pencegahan narkoba di kalangan generasi muda.
Melalui kegiatan tersebut, Sat Res Narkoba Polres Bulukumba bersama Kesbangpol dan GANN Bulukumba berharap edukasi mengenai bahaya narkotika tidak berhenti pada satu kegiatan, tetapi terus dilakukan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah.
Baca Juga : Pocil Zona V Unjuk Aksi di Bulukumba, Kapolres: Tanamkan Disiplin dan Tertib Lalu Lintas Sejak Dini
Upaya tersebut diharapkan dapat membentuk generasi muda Bulukumba yang sehat, berprestasi dan berkarakter, sekaligus memiliki keberanian untuk menolak narkoba dan memilih masa depan yang lebih baik.
