0%
logo header
Selasa, 25 September 2018 08:13

Rektor Unismuh Temui Adnan Purichta, Ini yang di Bahas

Rektor Unismuh Temui Adnan Purichta, Ini yang di Bahas

REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Rektor Universitas Muhammadiyah Makassar, Prof Abd Rahman Rahim beserta rombongan menemui Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan YL, di Ruang Kerjanya, Kantor Bupati Gowa, Senin (24/09/2018) kemarin.

Abd Rachman menyampaikan maksud dan tujuan kunjungannya kali ini, ingin menyampaikan beberapa hal berkaitan dengan aktifitas dan kegiatan dari Unismuh Makassar yang ada di Kabupaten Gowa.

“Kami ingin meminta kesedian bupati Gowa untuk dapat hadir sekaligus meresmikan beberapa bangunan milik dari Unismuh yang berada di wilayah Kab Gowa, sekaligus menghadiri pengiriman perdana jagung olahan hasil produksi dari Unismuh Makassar yang bekerjasama dengan Kementrian Pertanian,” ujarnya.

Baca Juga : Dinas PPR Kota Balikpapan Dukung Program Pemerintah Untuk IKN

Selain itu, lanjutnya, terkait pabrik pengolahan jagung Unismuh yang ada di Kab Gowa, alhamdulillah selama uji coba yang dilakukan selama 6 bulan terakhir dapat berjalan dengan baik sehingga banyak masyarakat Gowa menjual jagungnya di pabrik kami ini, namun sampai saat ini kami masih kekurangan.

“Jadi pabrik pengolahan kami ini sebenarnya mampu menghasilkan 100 ton dalam waktu empat hari, tapi sampai saat ini kami belum bisa mencapai target tersebut dikarenakan kami kekurangan bahan baku. Oleh karena itu kami meminta arahan dan masukan dari bupati, kiranya masyarakat dapat mensuplai jagungnya ke pabrik pengolahan kami, agar produksi pengolahan kami dapat maksimal,” kata Rektor Unismuh.

Adnan menyampaikan pada prinsipnya akan mensupport segala kegiatan ataupun aktifitas yang telah direncanakan Unismuh Makassar di Kabupaten Gowa.

Baca Juga : Soppeng Raih Predikat Kota Layak Anak Tingkat Madya

“Saya ini berdarah Muhammadiyah, maka apapun kegiatan yang akan diproyeksikan asalkan ini berguna bagi masyarakat, Insyaallah akan saya dukung dan support,” tuturnya.

Sementara terkait masalah pabrik pengolahan yang ada di Gowa, pihak Pemda sendiri merasa senang, mengingat selama ini para petani kurang produktif untuk menanam jagung dikarenakan hasil panennya tidak memiliki tempat penyuplaian. Dengan hadirnya pabrik pengolahan jagung ini akan menjadi solusi untuk para petani jagung menghasilkan jagung lebih banyak lagi.

“Saya berharap semoga ini dapat berjalan dengan baik. Kami dari pemerintah kabupaten gowa hanya dapat memfasilitasi untuk memberikan edukasi ke para petani jagung bagaimana cara menanam jagung sehingga menghasilkan kualitas yang baik.” Ungkap bupati termuda di kawasan timur indonesia ini.

Baca Juga : Pemkab Gowa Raih Penghargaan Penyelesaian Tindak Lanjut Pemeriksaan Inspektorat

Turut hadir mendampingi pertemuan ini, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa, Dr. Salam. (rls)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646