REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Edward Wijaya Horas menggelar kegiatan reses masa persidangan ketiga Tahun Anggaran 2025-2026 di Jalan Cakalang, Kelurahan Totaka, Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar, Rabu (29/7/2026).
Ada tiga aspirasi utama yang mencuat dalam kegiatan serap aspirasi legislator Fraksi Partai Gerindra DPRD Sulsel tersebut. Mulai dari persoalan distribusi air bersih dari PDAM, kebutuhan permodalan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta pelatihan kerja untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Kegiatan reses yang dihadiri tokoh masyarakat, perangkat pemerintah setempat, pemuda, perempuan, dan pelaku UMKM tersebut menjadi wadah bagi warga untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi di lingkungan mereka.
Baca Juga : Edward Horas Gelar Reses di Bontoala, Warga Soroti Masalah Geng Motor dan Penguatan UMKM
Salah satu aspirasi yang paling banyak disampaikan adalah terkait pelayanan PDAM yang dinilai belum optimal. Warga Kelurahan Totaka mengeluhkan pasokan air yang sering tidak mengalir, terutama pada jam-jam tertentu maupun saat musim kemarau.
Kondisi tersebut dinilai mengganggu aktivitas rumah tangga maupun usaha masyarakat. Masalah ini sudah terbilang lama namun belum ada solusi yang nyata dari pemerintah.
“Kami berharap persoalan air bersih ini menjadi perhatian serius. Air sering tidak mengalir sehingga kebutuhan sehari-hari sangat terganggu,” ujar salah seorang warga dalam forum reses tersebut.
Baca Juga : Tak Berbadan Hukum dan Izin Usaha di Indonesia, Satgas PASTI Hentikan Aktivitas Snapboost
Selain persoalan air bersih, pelaku UMKM juga meminta adanya dukungan pemerintah melalui program bantuan permodalan yang lebih mudah diakses.
Menurut mereka, tambahan modal usaha dibutuhkan untuk meningkatkan kapasitas produksi sekaligus memperkuat daya saing usaha di tengah tantangan ekonomi.
Di sektor ketenagakerjaan, masyarakat berharap pemerintah memperbanyak program pelatihan kerja yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha. Program tersebut dinilai penting untuk meningkatkan keterampilan masyarakat, khususnya generasi muda, sehingga memiliki peluang kerja yang lebih luas maupun mampu menciptakan lapangan usaha secara mandiri.
Baca Juga : Deng Ical Soroti Lambannya Pembebasan WNI di Somalia, Usul Segera Bentuk Task Force
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Edward Horas menyatakan seluruh masukan masyarakat akan dihimpun dan menjadi bahan pembahasan sesuai mekanisme di DPRD Provinsi Sulawesi Selatan.
“Seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat menjadi catatan penting dalam pelaksanaan fungsi DPRD. Kami akan mengawal dan memperjuangkannya agar dapat menjadi perhatian pemerintah daerah sesuai kewenangan yang ada,” ujar sekretaris Komisi A DPRD Sulsel itu.
Edward Horas menambahkan, persoalan pelayanan air bersih, penguatan sektor UMKM, dan peningkatan kualitas SDM merupakan isu yang memiliki dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat sehingga memerlukan perhatian dan sinergi berbagai pihak.
Baca Juga : Gebrak Panggung Dunia, Putra Asal Majene Raih Gelar Grand Champion ALOHA di Panama
Kegiatan reses berlangsung dalam suasana dialogis, dengan masyarakat memanfaatkan kesempatan untuk menyampaikan usulan dan harapan terkait pembangunan di daerah.
Aspirasi yang telah dihimpun selanjutnya akan dibawa ke DPRD Provinsi Sulawesi Selatan sebagai bahan pembahasan dan tindak lanjut sesuai ketentuan yang berlaku. (*)
