REPUBLIKNEWS.CO.ID, KUTAI KARTANEGARA — Kecamatan Sanga-Sanga, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), berpotensi menjadi pusat produksi daging sapi dengan memanfaatkan lahan bekas tambang batu bara. Camat Sanga-Sanga, Dachriansah, menyatakan niatnya untuk berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan sektor swasta guna mewujudkan potensi ini, terutama dalam menyambut kebutuhan daging di Kaltim, terkait relokasi ibu kota negara.
“Kami ingin mengembangkan itu sebagai upaya menyambut kebutuhan ibu kota negara yang akan dipindahkan ke Kalimantan,” ujar Dachriansah pada Sabtu (4/11/2023).
Dachriansah terinspirasi oleh keberhasilan PT Equalindo Makmur Alam Sejahtera (EMAS) yang telah mengembangkan peternakan sapi di lahan eks tambang di Kecamatan Tenggarong Seberang, Kukar. Ia berharap model serupa dapat diterapkan di Sanga-Sanga.
Baca Juga : 17 Alasan Rakyat Kutai Kartanegara Kembali Pilih Edi Damansyah-Rendi Solihin
“Sebagaimana yang dilakukan oleh perusahaan Equalindo di Tenggarong Seberang, mungkin bisa kita kembangkan di Sanga-Sanga,” katanya.
Tiga lokasi di Kelurahan Sanga-Sanga Muara, Sanga-Sanga Dalam, dan Kelurahan Pendingin telah dipilih sebagai lahan untuk pengembangan peternakan sapi. Dachriansah menyatakan bahwa tahap awal pengembangan sudah dimulai dan akan terus dilanjutkan setelah tahun 2025.
“Tahap awal pengembangan sudah dimulai, dan nantinya akan ada kerjasama dengan sektor swasta di wilayah Kecamatan Sanga-Sanga,” ungkapnya.
Baca Juga : Ribuan Warga Kukar Ramaikan Pestapore Edi-Rendi, Bukti Kuat Dukungan Petahana
Dachriansah berharap bahwa dengan pengembangan peternakan sapi di lahan eks tambang, Sanga-Sanga dapat menjadi sumber daging utama untuk Kaltim. Selain itu, ia berharap hal ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
“Semoga semua ini dapat terwujud, sehingga kebutuhan bahan baku hewani untuk Kalimantan Timur dapat terpenuhi dari Kutai Kartanegara,” tutupnya. (ADV/Diskominfo Kukar)
