Satu Persatu Daerah di Jawa Kunjungi Soppeng, Kini Giliran Pemkab Kendal Belajar Pembentukan KIHT

  • Bagikan
Wakil Bupati Soppeng Luthfi Halide, saat menerima Rombongan dari Pemkab Kendal Jawa Timur, Kamis (18/11/2021).

REPUBLIKNEWS.CO.ID, SOPPENG — Pemerintah Kabupaten Kendal Provinsi Jawa Tengah, melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Soppeng.

Kunker di Soppeng, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Kendal, Tavip Poernomo diterima oleh Wakil Bupati Soppeng Lutfi Halide dalam rangka studi Komparatif di Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT) Kabupaten Soppeng, Kamis (18/11/2021).

Selain itu, tampak Kepala Dinas Perdagangan, Kopetasi dan UKM Kabupaten Soppeng Drs.Sarianto.M.si, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Firman, Kabag Perekonomian dan SDA Drs.A.Isjunwar.M.Si, Bea Cukai Parepare, Perusda dan Ketua Hipters Soppeng H.Jayadi yang turut mendampingi Wakil Bupati Soppeng menerima rombongan Pemkab Kendal Jawa Tengah.

Kata penerimaan yang disampaikan Wabup Luthfi Halide dengan mengucap selamat datang dan ucapan terima kasih atas kunjungannya di Kabupaten Soppeng dalam rangka studi Komparatif di KIHT.

Diceritakan bahwa dulu, di Soppeng banyak masyarakat pengusaha tani dibidang Tembakau yakni di Kecamatan Lilirialau yang secara turun temurun sebagai Petani Tembakau.

“Alhamdulillah, berkat bimbingan Bea Cukai, di Soppeng mampu membentuk KIHT yang luasnya sekitar 3,6 hektar,” ucap Ir.Lutfi Halide.

“Semoga kerjasama Kabupaten Kendal dan Kabupaten Soppeng dapat terjalin,” ucapnya lagi.

Sementara, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Kendal Jawa Tengah Tavip Poernomo mengungkapkan terima kasih atas penyambutan yang dinilai sangat luar biasa.

“Soppeng mempunyai KIHT, sementara Kabupaten Kendal belum ada,” kata Tavip Poernomo.

Disampaikan bahwa kedatangannya di Kabupaten Soppeng yaitu untuk sharing informasi tentang pembentukan Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT), mulai dari cara menghimpun, memberdayakan hingga mengumpulkan jadi satu lokasi.

“Kami akan contek sehingga kami datang untuk melihat langsung lokasinya dan seperti apa prosesnya,” ungkap Tavip Poernomo.

“Daerah kami termasuk penghasil tembakau dan yakin banyak hal yang bisa dibawah dari Soppeng untuk diterapkan di Kabupaten Kendal,” ungkapnya lagi. (Yusuf)

  • Bagikan