0%
logo header
Rabu, 06 September 2023 07:01

Sekjen Kemenkumham Jadi Pj Gubernur Sultra, Liberti Sitinjak: Semoga Menjalankan Amanah Dengan Baik

Chaerani
Editor : Chaerani
Sekretaris Jenderal Kemenkumham Komjen Pol Andap Budhi Revianto saat dilantik sebagai Pj Gubernur Sulawesi Tenggara oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian melalui Upacara Pelantikan Penjabat Gubernur di Kantor Kemendagri, kemarin. (Dok Humas Kanwil Kemenkumham Sulsel)
Sekretaris Jenderal Kemenkumham Komjen Pol Andap Budhi Revianto saat dilantik sebagai Pj Gubernur Sulawesi Tenggara oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian melalui Upacara Pelantikan Penjabat Gubernur di Kantor Kemendagri, kemarin. (Dok Humas Kanwil Kemenkumham Sulsel)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Kakanwil Kemenkumham Sulsel Liberti Sitinjak menaruh harapan besar pada dipilihnya Sekretaris Jenderal Kemenkumham Komjen Pol Andap Budhi Revianto sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Tenggara.

“Kami segenap keluarga besar Kanwil Kemenkumham Sulsel mengucapkan selamat atas amanah yang di emban. Semoga beliau dapat menjalankan jabatannya dengan baik,” katanya dalam keterangan resminya, kemarin.

Komjen Pol Andap Budhi Revianto dilantik oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian sebagai Pj Gubernur Sultra pada Selasa 5 September 2023 melalui Upacara Pelantikan Penjabat Gubernur di Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Baca Juga : Demi Gaya Hidup Sehat, Herbathos Kenalkan Produk Herbal di Acara F8 Makassar

Selain Andap juga dilakukan pelantikan pada delapan Pj Gubernur di masing-masing wilayah.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian berpesan kepada para Pj Gubernur untuk memanfaatkan kepercayaan negara dan pemerintah pusat atas penunjukan itu. Sebab ia memandang bahwa ini adalah suatu amanah untuk menjalankan roda pemerintahan guna mengisi kekosongan gubernur yang masa jabatannya sudah habis.

“Pj yang baru banyak minta masukan ke pejabat lama. Hal positif dari pejabat lama diteruskan, kalau ada yang kurang lakukan koreksi dan perbaikan,” ujar Tito saat memberikan pengarahan, kemarin.

Baca Juga : Pemkab Gowa Susun SOP Layanan Pencegahan Perkawinan Anak

Tahun 2024 yang merupakan tahun politik atau menjelang pesta demokrasi pemilihan umum mesti disikapi dengan netral.

“Saya minta di tahun politik mengambil posisi netral, tidak dalam posisi politik praktis, tapi politik membangun daerah masing-masing. Itu terpenting,” tegasnya.

Pelantikan Pj Gubernur ini turut dihadiri oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H. Laoly, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Abdullah Azwar Anas, serta Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Wamenkumham) Edward O.S. Hiariej.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646