REPUBLIKNEWS.CO.ID, SINJAI – Keseriusan toko atau retail modern yang ada di Kabupaten Sinjai untuk mendukung dan mengakomodir produk lokal dipertanyakan. Dari enam toko modern yang ada, baik Indomaret maupun Alfamidi, tak satupun yang menyiapkan tempat atau gerai khusus produk lokal Sinjai.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan ESDM Sinjai, Muh Saleh meminta toko berjejaring di Sinjai untuk menyiapkan gerai khusus produk lokal UMKM Sinjai
“Dengan memasarkan produk lokal artinya banyak tercipta lapangan kerja untuk para UMKM di Sinjai dan tidak memperkaya produk dari luar,” katanya, Minggu (1/8/2021).
Baca Juga : Tirzepatide Resmi Berizin di Indonesia, BPOM Pastikan Keamanan, Khasiat, dan Mutu Terapi
Untuk itu, kata Saleh, produk-produk lokal di Sinjai harus diakomodir. Selain itu, pihak toko modern diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada produk-produk lokal tentang standarisasi penjualan.
“Kalau kedepan tetap tidak memasang gerai untuk produk lokal, maka kami akan mempertimbangkan untuk tidak memperpanjang izinnya nanti,” tambah Saleh.
Ia menganggap selama ini kontribusi mereka tidak ada, bahkan bisa mematikan pengusaha lokal yang saat ini bermukim di Sinjai.
Baca Juga : OJK Tuntaskan Penyidikan Kasus Dugaan Tindak Pidana BPR DCN
“Padahal di Sinjai saat ini dibawah pemerintahan Bupati Andi Seto Gadhista Asapa sedang digalakkan pengembangan usaha mikro kecil dan menegah yang tentu membutuhkan pemasaran,” tutupnya. (*)
