REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Ketua TP PKK Kabupaten Gowa resmi dikukuhkan sebagai Bunda Guru Kabupaten Gowa.
Pengukuhan ini dilakukan langsung Ketua PGRI Kabupaten Gowa, Sappe Mangiriang, di Hotel Golden Tulip, Kota Makassar, Sabtu (20/06/2026).
Pengukuhan tersebut menjadi bentuk kepercayaan sekaligus amanah bagi Tenri Indah yang juga
Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dalam memperkuat perjuangan para guru. Dimana, tidak hanya sebagai tenaga pendidik, tetapi juga sebagai sosok yang memiliki peran penting dalam membangun karakter dan masa depan generasi bangsa.
Baca Juga : Pengurus PPP Sulsel Resmi Dilantik, Ilham Ari Fauzi Janjikan Prestasi di Hadapan Mardiono
Tenri Indah menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas amanah yang diberikan kepadanya sebagai Bunda Guru Kabupaten Gowa.
“Ini adalah sebuah kepercayaan yang sangat besar bagi saya. Amanah ini akan saya jalankan dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan komitmen untuk terus membersamai perjuangan para guru,” ujarnya, usai dikukuhkan.
Menurut politisi partai Gerindra itu, guru merupakan profesi mulia yang tidak sekadar mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter, akhlak, dan nilai-nilai kehidupan bagi setiap anak didik.
Baca Juga : Pemkot Makassar Alokasikan Rp27,2 Miliar untuk Lindungi 81 Ribu Pekerja Rentan dan 45 Ribu Peserta JHT
Ia mengaku memahami betul perjuangan para guru yang dengan penuh kasih sayang, kesabaran, dan keikhlasan mengabdikan diri untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.
“Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Mereka bekerja tanpa mengharapkan pamrih ataupun pengakuan. Jasa mereka akan terus melekat sepanjang hayat karena dari tangan para gurulah lahir generasi yang cerdas, berkarakter, dan memiliki akhlak mulia,” katanya.
Baginya, seorang guru merupakan arsitek masa depan bangsa. Di balik setiap keberhasilan seorang anak, terdapat peran guru yang dengan sabar menanamkan ilmu, etika, dan nilai-nilai kehidupan. Selain itu, di tengah perkembangan zaman dan pesatnya kemajuan teknologi, para guru juga dituntut untuk mampu beradaptasi dengan perubahan tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar pendidikan.
Baca Juga : Sidang Hak Angket DPRD Gowa Periksa 11 Saksi Dugaan Pelanggaran Pengadaan Seragam Sekolah Gratis
Karena itu, menurutnya, peningkatan profesionalisme guru harus diiringi dengan perhatian terhadap kesejahteraan dan perlindungan profesi. Guru, kata dia, membutuhkan lingkungan kerja yang aman, nyaman, serta jaminan hak-hak yang memadai agar dapat menjalankan tugasnya secara optimal.
“Guru dituntut untuk terus meningkatkan kompetensi dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Namun di sisi lain, mereka juga berhak mendapatkan kesejahteraan, perlindungan, dan kenyamanan dalam bekerja. Ini menjadi tanggung jawab bersama, termasuk pemerintah,” tegasnya.
Ia pun berharap seluruh elemen masyarakat, pemerintah, organisasi profesi, hingga dunia usaha dapat membangun kolaborasi yang positif dalam mendukung kemajuan dunia pendidikan dan memperjuangkan hak-hak para guru.
Baca Juga : Berperan Dukung Pembangunan Ekonomi, Muchlasin: Literasi Keuangan Sejak Dini Wajib Diperkuat
Sebab, ketika kesejahteraan dan perlindungan guru terpenuhi, maka para pendidik akan semakin optimal dalam menjalankan tugas mulianya mencerdaskan anak bangsa.
“Saya mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama memberikan perhatian kepada para guru. Jika hak-hak mereka terpenuhi, saya yakin mereka akan terus mengabdikan diri dengan sepenuh hati demi melahirkan generasi yang unggul dan berdaya saing,” ujarnya.
Pengukuhan Bunda Guru Kabupaten Gowa ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, organisasi profesi, dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas pendidikan serta mengangkat harkat dan martabat guru sebagai ujung tombak pembangunan sumber daya manusia.
Baca Juga : Berperan Dukung Pembangunan Ekonomi, Muchlasin: Literasi Keuangan Sejak Dini Wajib Diperkuat
Sementara, Ketua PGRI Kabupaten Gowa, Sappe Mangiriang, mengatakan penetapan Andi Tenri Indah sebagai Bunda Guru Kabupaten Gowa bukanlah keputusan yang diambil secara spontan, melainkan melalui proses panjang dan pembahasan bersama jajaran pengurus PGRI.
“PGRI Gowa terlebih dahulu menyusun sejumlah kriteria yang harus dimiliki sosok Bunda Guru, yakni figur yang memiliki kepedulian tinggi terhadap dunia pendidikan dan konsisten memperjuangkan hak-hak guru,” jelasnya.
Ia menilai rekam jejak Andi Tenri Indah dalam memperjuangkan nasib guru menjadi salah satu alasan utama pengukuhannya sebagai Bunda Guru Kabupaten Gowa. Sebagai Ketua Komisi E DPRD Provinsi Sulawesi Selatan yang membidangi kesejahteraan rakyat, Tenri Indah dinilai konsisten mengawal berbagai aspirasi tenaga pendidik.
Baca Juga : Berperan Dukung Pembangunan Ekonomi, Muchlasin: Literasi Keuangan Sejak Dini Wajib Diperkuat
“Pengalaman dan komitmen Andi Tenri Indah dalam memperjuangkan kesejahteraan serta perlindungan guru dapat terus berlanjut melalui perannya sebagai Bunda Guru Kabupaten Gowa, sehingga mampu menjadi jembatan aspirasi antara tenaga pendidik dan pemerintah demi kemajuan pendidikan di daerah,” harapnya.
