REPUBLIKNEWS.CO.ID, SELAYAR — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Bontomatene sejak pagi tidak menghentikan langkah Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 dalam meninjau sejumlah sasaran program TMMD Kodim 1415/Selayar, Selasa (12/05/2026).
Di tengah cuaca ekstrem, rombongan Tim Wasev bersama Dansatgas TMMD ke-128 Kodim 1415/Selayar, Letkol Czi Yudo Harianto, tetap turun langsung ke lapangan untuk memastikan progres pembangunan berjalan sesuai target dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Meski seluruh rombongan tampak basah kuyup akibat hujan yang terus mengguyur lokasi peninjauan, kegiatan evaluasi tetap berlangsung. Tim menyisir sejumlah titik sasaran, mulai dari pembangunan jalan tani, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), rehabilitasi masjid hingga pembangunan sumur bor.
Baca Juga : Dandim 1415 Selayar Paparkan Capaian TMMD ke-128 di Hadapan Tim Wasev TNI
Ketua Tim Wasev TMMD ke-128, Kolonel CBA Marthen Pasunda, memberikan perhatian khusus terhadap pembangunan akses jalan tani yang menjadi salah satu sasaran utama program TMMD di wilayah tersebut.
Menurutnya, badan jalan yang telah dibuka Satgas TMMD menunjukkan progres yang cukup baik. Namun, kondisi cuaca saat ini memperlihatkan perlunya peningkatan kualitas jalan melalui pengerasan agar akses tersebut tetap aman digunakan masyarakat, terutama saat musim hujan.
“Jalannya sudah bagus dan terbentuk, tetapi masih perlu sentuhan lanjutan seperti pengerasan karena saat hujan kondisi jalan cukup licin,” ujar Kolonel Marthen di sela peninjauan lapangan.
Baca Juga : Hari ke-20 TMMD Selayar, Progres Jalan Tani Capai 80 Persen
Kondisi hujan yang terjadi sejak subuh membuat sejumlah titik jalan terlihat berlumpur dan licin. Situasi tersebut sekaligus memperlihatkan tantangan yang selama ini dihadapi masyarakat dalam beraktivitas, khususnya menuju kawasan pertanian dan perkebunan.
Tim Wasev juga meminta Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar agar pembangunan jalan hasil program TMMD dapat dilanjutkan melalui peningkatan infrastruktur secara bertahap sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Selain meninjau pembangunan jalan, rombongan Wasev turut memantau progres rehabilitasi RTLH di wilayah Kahu-Kahu Utara. Akses menuju lokasi yang harus melewati kawasan kepulauan di tengah cuaca buruk tidak mengurangi semangat tim untuk melihat langsung kondisi pengerjaan di lapangan.
Baca Juga : Dari Rumah Rapuh Jadi Hunian Nyaman, Tutu Rasakan Manfaat TMMD Selayar
Program RTLH tersebut menjadi salah satu sasaran prioritas TMMD ke-128 dalam membantu masyarakat kurang mampu agar memiliki hunian yang lebih layak, aman dan sehat.
“Program RTLH ini merupakan salah satu program unggulan TNI AD untuk membantu masyarakat yang membutuhkan perbaikan rumah,” katanya.
Di lokasi lainnya, Tim Wasev juga meninjau pembangunan sumur bor yang diproyeksikan menjadi solusi kebutuhan air bersih masyarakat setempat.
Baca Juga : TMMD Selayar: Jalan Tani Sepanjang 1.200 Meter Mulai Dibuka di Desa Tamalanrea
Sementara itu, Dansatgas TMMD ke-128 Kodim 1415/Selayar, Letkol Czi Yudo Harianto, mengatakan pihaknya akan terus mengoptimalkan seluruh sasaran pekerjaan meski dihadapkan pada kondisi cuaca yang tidak menentu.
Menurutnya, semangat personel Satgas bersama masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan program TMMD di wilayah Kepulauan Selayar.
“Kami tetap berupaya maksimal agar seluruh sasaran TMMD bisa selesai tepat waktu dan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Baca Juga : TMMD Selayar: Jalan Tani Sepanjang 1.200 Meter Mulai Dibuka di Desa Tamalanrea
Kunjungan Tim Wasev TMMD ke-128 di tengah hujan deras tersebut menjadi gambaran keseriusan TNI dalam memastikan setiap program pembangunan berjalan efektif, tepat sasaran, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedesaan dan kepulauan.
