REPUBLIKNEWS.CO.ID, SELAYAR — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun 2026 tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menyasar peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.
Salah satunya melalui kegiatan penyuluhan Posyandu yang digelar Kodim 1415/Selayar di Baruga Sayang, Kelurahan Batangmata Sapo, Kecamatan Bontomatene, Selasa (28/04/2026).
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 25 warga dan menghadirkan tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Selayar, Nur Syamsi.
Baca Juga : Letkol Yudo Tegaskan Soliditas Lintas Matra di TMMD Selayar
Dalam penyampaiannya, ia menegaskan pentingnya Posyandu sebagai layanan kesehatan dasar yang dekat dengan masyarakat dan memiliki peran strategis dalam menjaga kesehatan keluarga.
“Posyandu menjadi sarana penting untuk memantau tumbuh kembang anak, mencegah stunting, serta menjaga kesehatan ibu hamil dan balita melalui pelayanan rutin,” ujarnya.
Ia menjelaskan, layanan Posyandu meliputi berbagai kegiatan seperti penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, imunisasi, pemberian vitamin, hingga penyuluhan kesehatan dan pelayanan keluarga berencana.
Baca Juga : TMMD 128 Selayar Siapkan Personel, Proyek Air Bersih Dipercepat
Nur Syamsi juga mengajak masyarakat untuk aktif memanfaatkan layanan Posyandu sebagai langkah membangun generasi sehat sejak dini. Menurutnya, partisipasi warga menjadi faktor penting dalam keberhasilan program kesehatan berbasis komunitas tersebut.
Sementara itu, Babinsa Batangmata Sapo, Serda Fajrin, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari sasaran nonfisik TMMD yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan.
“TMMD tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui edukasi kesehatan,” katanya.
Baca Juga : Cerita Serda Fajrin, Menemukan Harapan Baru di Rumah Lapuk Warga Selayar
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Kelurahan Batangmata Sapo Ahmad Nasrun, Pelda Riswan selaku Bakes Kodim 1415/Selayar, serta unsur terkait lainnya.
Warga menyambut positif penyuluhan tersebut dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna meningkatkan pemahaman dan kesadaran kesehatan di lingkungan masyarakat.
