REPUBLIKNEWS.CO.ID, SELAYAR — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 yang dilaksanakan Kodim 1415/Selayar di Kelurahan Batangmata Sapo, Kecamatan Bontomatene, terus menunjukkan progres signifikan.
Pelaksanaan program ini mengedepankan semangat gotong royong melalui kolaborasi antara personel TNI dan masyarakat setempat.
Salah satu sasaran fisik utama adalah perintisan jalan tani sepanjang 3.350 meter dengan lebar 5 meter. Infrastruktur ini diproyeksikan menjadi jalur vital bagi petani dalam mendistribusikan hasil pertanian dan perkebunan secara lebih efisien.
Baca Juga : TMMD 128 Selayar Siapkan Personel, Proyek Air Bersih Dipercepat
Sebelumnya, keterbatasan akses menjadi kendala utama. Petani harus memikul hasil panen atau menggunakan sepeda motor modifikasi saat kondisi jalan berlumpur dan licin. Selain itu, jalur yang sempit dan diapit semak berduri semakin menyulitkan mobilitas warga.
Melalui program TMMD, akses tersebut kini mulai terbuka. Proses pengerjaan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan Satgas TMMD bersama warga dalam semangat gotong royong.
Lurah Batangmata Sapo, Achmad Nasrun, menyambut baik pembangunan tersebut dan menilai dampaknya akan langsung dirasakan masyarakat.
Baca Juga : Cerita Serda Fajrin, Menemukan Harapan Baru di Rumah Lapuk Warga Selayar
“Pembangunan ini sangat membantu masyarakat kami, terutama dalam mempermudah akses distribusi hasil pertanian sehingga berdampak pada peningkatan ekonomi warga,” ujarnya, Jumat (24/04/2026).
Komandan Satgas TMMD ke-128 Kodim 1415/Selayar, Letkol Czi Yudo Harianto, S.T., menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur melalui TMMD sejalan dengan program strategis Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar, yakni Gerakan Menanam Lima Juta Pohon Kelapa atau “Gemerlap” yang dicanangkan Bupati H. Muh. Natsir Ali.
Menurutnya, jalan tani tersebut tidak hanya berfungsi sebagai akses transportasi, tetapi juga menjadi penunjang utama pengembangan komoditas unggulan daerah.
Baca Juga : Semangat Kebersamaan, Satgas TMMD dan Warga Bangun Rumah Layak di Selayar
“TMMD tidak hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga mendukung program pemerintah daerah. Jalan tani ini akan menjadi akses produktif yang menunjang program Gemerlap, sehingga distribusi hasil kelapa, jeruk, dan komoditas lainnya dapat berjalan lebih lancar dan berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat,” jelasnya.
Program Gemerlap sendiri merupakan upaya pemerintah daerah untuk mengembalikan kejayaan Kepulauan Selayar sebagai sentra produksi kelapa unggulan atau “emas hijau”.
Melalui sinergi antara pembangunan infrastruktur dan penguatan sektor perkebunan, diharapkan akses pertanian semakin terbuka, produktivitas meningkat, serta kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kelurahan Batangmata Sapo, dapat tumbuh secara berkelanjutan.
