0%
logo header
Rabu, 20 Mei 2026 15:53

Pangdam XIV Hasanuddin Tempuh Dua Jam Jalur Laut Tinjau RTLH TMMD di Pulau Gusung

Arnas Amdas
Editor : Arnas Amdas
Hangat di Pulau Gusung, Pangdam Bangun Nawoko Disambut Warga Saat Tinjau RTLH TMMD. [IST]
Hangat di Pulau Gusung, Pangdam Bangun Nawoko Disambut Warga Saat Tinjau RTLH TMMD. [IST]

REPUBLIKNEWS.CO.ID, SELAYAR — Perjalanan laut selama kurang lebih dua jam ditempuh Panglima Kodam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko, menggunakan perahu nelayan menuju pesisir barat Pulau Gusung, Desa Kahu-Kahu, Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kepulauan Selayar, Rabu (20/05/2026).

Perjalanan itu bukan sekadar kunjungan kerja biasa. Dari arah utara Pulau Selayar, rombongan harus mengitari Pulau Gusung menggunakan perahu kayu tradisional untuk menjangkau sasaran rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 1415 Selayar.

Di atas perahu yang membelah perairan Selayar, Pangdam didampingi sejumlah pejabat utama Kodam XIV Hasanuddin, para asisten Kodam, serta Komandan Kodim 1415 Selayar Letkol Czi Yudo Harianto bersama jajaran perwira dan personel Kodim.

Baca Juga : Empat Jenderal Hadiri Penutupan TMMD ke-128 Selayar, Jadi Momen Bersejarah bagi Masyarakat

Ombak laut dan angin pesisir mengiringi perjalanan menuju pulau kecil yang dihuni warga nelayan tersebut. Meski harus menempuh jalur laut cukup panjang, rombongan tetap melanjutkan perjalanan demi memastikan langsung kondisi masyarakat penerima bantuan TMMD di wilayah kepulauan terpencil.

Pulau Gusung sendiri menjadi tempat tinggal keluarga Daeng Tutu bersama istrinya, Bau Bunga, yang selama puluhan tahun menetap di lahan milik TNI AD. Mereka hidup sederhana dari hasil kebun kelapa dan tangkapan laut untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kedatangan jenderal bintang dua itu menjadi momen berharga bagi masyarakat Desa Kahu-Kahu. Anak-anak, nelayan, hingga para orang tua tampak berkumpul di bibir pantai menyambut rombongan dengan penuh antusias.

Baca Juga : TMMD Ke-128 Selayar Berhasil Tuntaskan Jalan Tani, RTLH, hingga Air Bersih

Dalam suasana hangat tersebut, Pangdam membagikan makanan ringan kepada anak-anak dan warga sebagai bentuk kedekatan dan perhatian kepada masyarakat pesisir.

Kunjungan itu menjadi bagian dari peninjauan langsung hasil pekerjaan Satgas TMMD ke-128 Kodim 1415 Selayar di wilayah kepulauan, sekaligus menunjukkan kepedulian TNI terhadap masyarakat di daerah terpencil yang masih membutuhkan perhatian pembangunan dan infrastruktur dasar.

Setibanya di lokasi, Pangdam bersama rombongan meninjau rumah milik Bau Bunga yang telah direhabilitasi melalui program TMMD. 

Baca Juga : Jelang Penutupan TMMD Selayar, Pangdam XIV Hasanuddin Dengar Curhatan Babinsa

Rumah yang sebelumnya hanya berupa gubuk kecil dalam kondisi memprihatinkan kini telah berubah menjadi hunian yang lebih aman dan layak ditempati.

Dinding rumah yang lapuk telah diganti, atap bocor diperbaiki, dapur dibangun ulang, serta dibangun fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK). Rumah tersebut juga telah dilengkapi penerangan tenaga surya atau solar cell sebagai sumber energi alternatif bagi keluarga penerima bantuan.

Mayjen TNI Bangun Nawoko mengapresiasi semangat gotong royong antara personel Satgas TMMD dan masyarakat dalam menyelesaikan pembangunan RTLH tersebut.

Baca Juga : Pangdam XIV Hasanuddin Apresiasi Kodim 1415 Selayar atas Pembangunan KDKMP dan TMMD

Menurutnya, kebersamaan antara TNI dan rakyat menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan pembangunan hingga ke wilayah kepulauan yang sulit dijangkau.

“Pembangunan seperti ini bukan hanya tentang rumah, tetapi bagaimana TNI hadir membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan perhatian. Semangat gotong royong antara prajurit dan warga inilah yang harus terus dijaga,” ujar Bangun Nawoko.

Suasana kunjungan semakin hangat saat Pangdam berbincang santai bersama masyarakat. Dalam kesempatan itu, ia menjelaskan bahwa sosok yang paling dekat dengan masyarakat sebenarnya adalah Babinsa yang setiap hari hadir di tengah warga.

Baca Juga : Pangdam XIV Hasanuddin Apresiasi Kodim 1415 Selayar atas Pembangunan KDKMP dan TMMD

“Di organisasi militer itu ada Pangdam, jabatan tertinggi di wilayah Sulawesi. Tetapi panglima sesungguhnya di lapangan itu adalah Babinsa karena mereka yang setiap hari bersama masyarakat dan mengetahui langsung kondisi warga,” katanya disambut senyum warga.

Tak hanya itu, Pangdam juga mengajak Babinsa Desa Kahu-Kahu, Sertu Riswan, menyanyikan lagu tentang Babinsa dengan penuh semangat. Suasana spontan itu membuat warga tertawa dan semakin akrab dengan rombongan TNI yang hadir.

Salah seorang warga bahkan mengaku baru memahami arti jabatan Pangdam setelah mendengar penjelasan langsung dari Mayjen Bangun Nawoko.

Baca Juga : Pangdam XIV Hasanuddin Apresiasi Kodim 1415 Selayar atas Pembangunan KDKMP dan TMMD

Di tengah terik matahari pesisir Pulau Gusung, suasana kekeluargaan terus terasa. Pangdam bersama Dandim dan rombongan menikmati suguhan kopi hitam dan pisang goreng hangat dari pemilik rumah sambil memandang hamparan laut Selayar yang tampak biru dan tenang.

Kunjungan tersebut menjadi gambaran bahwa kehadiran TNI tidak hanya berkaitan dengan tugas menjaga kedaulatan negara, tetapi juga menyentuh langsung kehidupan masyarakat melalui pembangunan yang menjawab kebutuhan warga di daerah terpencil dan kepulauan.

Penulis : Andi Rusman
Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646