REPUBLIKNEWS.CO.ID, SELAYAR — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 yang dilaksanakan Kodim 1415/Selayar mendapat apresiasi dari berbagai kalangan, termasuk tokoh masyarakat di Kabupaten Kepulauan Selayar.
Salah seorang tokoh masyarakat yang juga berprofesi sebagai pengacara, Jamaluddin, SH, menilai pembangunan akses jalan tani di wilayah Batangmata Sapo menjadi langkah strategis dalam mendorong produktivitas sektor pertanian dan perkebunan masyarakat.
“Dengan adanya pembukaan jalan tani ini, tentu sangat membantu petani dalam mengakses lahan pertanian dan perkebunan, terutama untuk pengangkutan hasil panen serta aktivitas pertanian lainnya,” ujar Jamaluddin, Jumat (08/05/2026).
Baca Juga : Diguyur Hujan, Satgas TMMD Tetap Tuntaskan Jalan Tani di Selayar
Menurutnya, pembukaan ruas jalan sepanjang kurang lebih 3,3 kilometer menuju kawasan pantai timur merupakan kebutuhan mendesak masyarakat. Jalur tersebut melintasi ratusan hektare lahan perkebunan kelapa dan lahan tidur yang sebelumnya pernah menjadikan wilayah itu sebagai daerah surplus produksi jagung dan ubi kayu.
Ia menjelaskan, pembangunan jalan tersebut sebenarnya telah lama direncanakan. Namun berbagai kendala membuat realisasinya baru dapat terlaksana melalui program TMMD tahun ini.
“Program ini sangat didukung masyarakat. Selain pembangunan jalan tani, ada juga kegiatan lain seperti rehabilitasi rumah tidak layak huni dan program sosial keagamaan,” katanya.
Baca Juga : Di Tengah Pembangunan TMMD, Prajurit Tetap Utamakan Disiplin dan Kesehatan
Jamaluddin menilai kawasan pertanian di pantai timur memiliki potensi besar karena kondisi tanah yang subur dan telah lama tidak digarap. Potensi tersebut dinilai mampu mendukung program prioritas Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar, khususnya pengembangan tanaman jagung sebagai komoditas unggulan daerah.
Meski demikian, ia mengungkapkan banyak lahan pertanian di wilayah tersebut kini terbengkalai akibat minimnya regenerasi petani. Menurutnya, sebagian generasi muda lebih memilih bekerja di sektor lain setelah menyelesaikan pendidikan.
“Sebagian besar anak-anak petani sudah berhasil di bidang lain, baik di sektor swasta maupun pemerintahan. Akibatnya banyak lahan yang tidak lagi dikelola karena keterbatasan waktu atau memang tidak ingin kembali bertani,” tuturnya.
Baca Juga : Warga Selayar Diberi Pemahaman Hukum Lewat Program TMMD
Ia berharap program TMMD dapat terus berlanjut di masa mendatang guna meningkatkan kualitas infrastruktur pedesaan, khususnya jalan tani, agar akses menuju kawasan pertanian semakin baik.
“Kami berharap TMMD bisa dilaksanakan kembali ke depan agar kualitas jalan dapat lebih ditingkatkan dan semakin mempermudah mobilitas hasil pertanian,” ujarnya.
Di akhir pernyataannya, Jamaluddin turut menyampaikan apresiasi kepada Komandan Kodim 1415/Selayar, Letkol Czi Yudo Harianto, atas pelaksanaan program TMMD di wilayah tersebut.
Baca Juga : Di Balik Rehab Rumah, TMMD Buka Potensi Wisata Kahu-Kahu
“Kami masyarakat sangat berterima kasih. Kehadiran TMMD telah membuka kembali akses jalan tani yang selama bertahun-tahun menjadi kendala utama masyarakat dalam mengembangkan sektor pertanian dan perkebunan,” pungkasnya.
