Ungkapan Keprihatinan, Golkar Bulukumba Bantu Korban Kebakaran di Batuppi

  • Bagikan
Pengurus DPD II Partai Golkar Bulukumba saat menyerahkan bantuan kepada korban musibah kebakaran di Lingkungan Battuppi, Kelurahan Bintarore, Kecamatan Ujung Bulu, Bulukumba, Minggu (11/7/2021).

REPUBLIKNEWS.CO.ID, BULUKUMBA – Pengurus DPD II Partai Golkar Bulukumba turut prihatin atas musibah kebakaran yang terjadi di Lingkungan Battuppi, Kelurahan Bintarore, Kecamatan Ujung Bulu, pada Kamis (8/7/2021) malam. Keperihatinan itu ditunjukkan dengan menyalurkan bantuan kepada korban.

Api melalap rumah Raja Dg Lau, beserta seluruh isinya. Termasuk surat-surat berharga, seperti KTP dan KK. Sebab itu, Golkar Bulukumba bergerak menyalurkan bantuan.

Plt Ketua Golkar Bulukumba, Nirwan Arifuddin Paladangi memimpin langsung pengurusnya untuk menyalurkan bantuan ke Batuppi, Minggu (11/7/2021).

“Golkar selalu hadir kalau ada musibah-musibah seperti ini. Ini bentuk kepedulian kita terhadap sesama,” katanya kepada awak media, usai menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran.

Nirwan mengatakan, tiga anggota fraksi Golkar di DPRD Bulukumba ikut hadir. Di antaranya H Abu Thalib, Juandy Tandean dan Asri Jaya. Sementara, Hj Aminah tidak ikut rombongan karena berhalangan.

Politisi berlatar pengusaha ini bilang, meski bantuan tersebut tak seberapa nilainya, paling tidak dapat meringankan beban bagi korban. Khususnya untuk kebutuhan pokok yang sifatnya mendesak.

“Kita salurkan bantuan berupa beras, mie instan, telur dan pakaian. Selain itu perlengkapan mandi, seperti sabun dan lainnya,” kata Nirwan Arifuddin.

Nirwan mengatakan, kehadiran Golkar Bulukumba di setiap ada bencana merupakan instruksi dari Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel Taufan Pawe.

“Beliau (Taufan Pawe) tak sempat hadir di lokasi bencana. Namun beliau menitip salam kepada korban bencana. Ini kita lakukan karena instruksi dari beliau. Jadi saya hanya mewakili” katanya.

Nirwan juga menyemangati korban agar sabar menghadapi cobaan tersebut. Sebab, menurutnya, cobaan kerapkali datang tak disangka-sangka.

“Di balik cobaan itu, tentu ada hikmahnya. Yang terpenting adalah kesabaran kita menghadapinya, sembari berdoa agar dimudahkan jalan keluar untuk pulih seperti semula,” tutupnya. (*)

  • Bagikan